KHAZANAHNEWS.COM**Balai Pelaksana Jalan Nasional(BPJN) Provinsi Bengkulu sebagai pemilik wewenang dan menjaga keselamatan pengendara di jalan nasional, serta menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Bengkulu tentang antisipasi kesiapsiagaan pohon tumbang Provinsi Bengkulu. Bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu Balai Jalan Nasional bersama pihak terkait lainnya melaksanakan pemangkasan pohon di daerah pegunungan mulai dari Jalan Taba Penanjung hingga Kabupaten Kepahiang.

Kabalai BPJN Provinsi Bengkulu, Dr. Zepnat Kambu
menjelaskan, kegiatan tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Bengkulu dan kesepakatan kesiapsiagaan dan antisipasi bencana pohon tumbang di Jalan Lintas Nasional Taba Penanjung-Kepahiang Provinsi Bengkulu.
“Sebelum pelaksanaan tim kita telah melakukan peninjauan lapangan terhadap lokasi pohon yang berpotensi tumbang di sepanjang Jalan Lintas Nasional Taba Penanjung Kepahiang,” katanya, Selasa 3 Februari 2026.
Kabalai mengungkapkan, pelaksaaan ini juga berdasarkan Undang-undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Kehutanan dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 07 tahun 2021 Tentang Perencanaan Kehutanan, Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan dan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, Serta Penggunaan Kawasan Hutan.
“Kejadian bencana pohon tumbang pada Minggu tanggal 11 Juli 2021 silam telah menyebabkan 2 orang pengendara kendaraan roda 4 meninggal dunia dilokasi. Oleh sebab itu kita berharap dengan pelaksanaan pemangkasan pohon ini kejadian yang sama tidak akan terulang,” tegasnya.
Hal ini juga bertujuan agar pengendara yang melintas di jalan Lintas Nasional merasa aman dan nyaman serta tidak was-was dengan pohon tumbang.
“Tahap pertama ini kita lakukan di daerah Kepahiang. Kita sudah dua hari melaksanakan kegiatan pemangkasan dan tahap kedua akan dilaksanakan di Jalan Lintas Taba Penanjung. Karena selain pengamanan cuaca ekstrem pemangkasan juga untuk persiapan menghadapi lebaran idul fitri yang ramai pemudik. pantauan dilokasi perbatasan Taba Penanjung Kepahiang, selasa siang (3/2) tim gabungan bekerja bahu membahu memangkas pohon yang rawan tumbang dan condong ke arah jalan. Lalu lintas sempat macet dan antrian panjang sampai dua jam akibat jalan dipenuhi pohon yang dipangkas. Tim bekerja cepat menyingkirkan pohon dan ranting sisa pemangkasan sehingga lalin kembali lancar. Pemangkasan pohon dijalan nasional ini menghabiskan anggaran ratusan juta.***hasanah









