Pemkab Lebong Apresiasi BI Perluas Pasar Kopi Dorong Petani Sejahtera

oleh -9 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong terus mendorong penguatan hilirisasi kopi sebagai langkah meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan sekaligus mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan petani.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati H.Azhari didampingi Sekretaris Daerah Lebong, Dr. H. Syarifudin, M.Si., dalam kegiatan Penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah dalam rangka Pengembangan Kopi Bengkulu yang berlangsung di Kantor Bupati Kepahiang, Minggu (6/9).

Menurut Syarifudin, pengembangan komoditas kopi tidak cukup hanya mengandalkan produksi di tingkat petani. Potensi tersebut perlu diperkuat melalui pengolahan, peningkatan kualitas, hingga perluasan akses pasar.

Karena itu, kerja sama antardaerah dinilai penting untuk membangun ekosistem dan rantai usaha kopi yang lebih kuat, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kita untuk memperkuat ekosistem kopi, mulai dari petani, pengolahan hingga pemasaran. Harapannya, potensi kopi di Lebong dan daerah lainnya di Bengkulu dapat memberikan nilai tambah dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani,” ujar Syarifudin.

Ia menjelaskan, Kabupaten Lebong memiliki potensi kopi yang masih sangat terbuka untuk dikembangkan, baik dari sisi produksi maupun kualitas. Untuk itu, peningkatan kapasitas petani, perbaikan mutu pascapanen, serta pengembangan berbagai produk olahan kopi menjadi hal penting agar komoditas tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Kerja sama antardaerah tersebut mencakup penguatan rantai pasok, pemberdayaan petani, pengembangan hilirisasi produk, serta pemasaran secara terpadu. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing kopi Bengkulu.

Syarifudin menambahkan, pengembangan sektor kopi juga perlu melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan demikian, hasil produksi kopi tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah.

“Kalau produk kopi dapat dikembangkan dan diolah dengan baik, peluang pasarnya akan semakin luas, tidak hanya di tingkat daerah dan nasional, tetapi juga berpotensi menembus pasar internasional,” katanya.

Bupati dan sekda Lebong berharap sinergi antardaerah tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penguatan sektor kopi diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. ***has

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.