KHAZANAHNEWS.COM**Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengajak seluruh kepala daerah se-Provinsi Bengkulu memperkuat kolaborasi dalam menjalankan Program Siap Bantu Rakyat sekaligus meningkatkan upaya antisipasi dan pencegahan bencana alam di wilayah masing-masing.
Ajakan tersebut disampaikan Helmi Hasan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah se-Provinsi Bengkulu di Ruang Kerja Gubernur Bengkulu, Lantai 3 Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (12/10).
Dalam rapat tersebut, Helmi menekankan bahwa upaya pencegahan bencana tidak cukup hanya mengandalkan langkah-langkah konvensional. Pemerintah daerah juga perlu memperkuat mitigasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana.
Menurut Helmi, ikhtiar melalui langkah teknis harus berjalan beriringan dengan pendekatan spiritual, yakni senantiasa berdoa dan bersyukur kepada Allah SWT agar Provinsi Bengkulu senantiasa dilindungi dari berbagai bencana.
“Pencegahan bencana harus menjadi perhatian kita bersama. Selain melakukan langkah-langkah mitigasi secara nyata, kita juga perlu memperkuat mitigasi langit dengan berdoa dan bersyukur kepada Allah SWT. Kita berharap Bengkulu selalu dalam lindungan-Nya dan terhindar dari bencana,” ujar Helmi.
Ia menegaskan, koordinasi lintas kabupaten dan kota menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berjalan optimal. Setiap daerah diharapkan mampu mengidentifikasi risiko, memperkuat langkah pencegahan, serta memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang cepat ketika menghadapi situasi darurat.
Selain membahas mitigasi bencana, Rakor tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan Program Siap Bantu Rakyat.
Helmi menilai, semangat Bantu Rakyat harus diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan respons cepat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita harus kompak, saling mendukung, dan berkolaborasi. Tujuan akhirnya adalah bagaimana rakyat mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa aman karena pemerintah hadir di tengah-tengah mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyatakan dukungannya terhadap langkah Gubernur Helmi Hasan dalam memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah, terutama dalam menyukseskan Program Siap Bantu Rakyat dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Menurut Dedy, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat penting agar upaya pencegahan bencana dapat berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
“Pada prinsipnya, kami Pemerintah Kota Bengkulu siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi serta seluruh kabupaten/kota. Upaya pencegahan bencana harus dilakukan bersama melalui mitigasi, kesiapsiagaan, dan edukasi kepada masyarakat. Kita juga harus terus berdoa agar Bengkulu senantiasa dilindungi dari bencana,” ujar Dedy.
Ia menambahkan, semangat Bantu Rakyat harus menjadi komitmen bersama seluruh kepala daerah agar setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah hadir untuk rakyat. Dengan kekompakan dan kerja sama yang baik, kita berharap masyarakat semakin terlindungi, pelayanan semakin optimal, dan kesejahteraan rakyat dapat terus ditingkatkan,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri sejumlah kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota, di antaranya Bupati Rejang Lebong, Wali Kota Bengkulu, Bupati Kepahiang, Bupati Mukomuko, Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, Sekretaris Daerah Bengkulu Utara, Bupati Bengkulu Selatan, Bupati Seluma, Wakil Bupati Kaur, serta Wakil Bupati Bengkulu Tengah.
Melalui Rakor ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kolaborasi antarpemerintah daerah semakin kuat, baik dalam menyukseskan Program Siap Bantu Rakyat maupun membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana, demi terwujudnya Bengkulu yang aman, tangguh, dan sejahtera.***has










