CIK AHMAD KUNCEN MAKAM GUBERNUR FORT MARLBOROUGHT EDWAR COLES LELUHUR JAMINTEL REDA MANTHOVANI

oleh -81 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Pemakaman umum yang berlokasi pinggir jalan di Medan Baru Kandang Limun Kota Bengkulu itu, saat ini kondisinya sudah mentereng, bangunan utama tempat pemakaman khusus, Mister Badar alias Edwar Coles. Leluhur Jaksa Agung Muda Intelijen(Jamintel) Kejagung RI Prof.Dr.Reda Manthovani yang merupakan keturunan ke-6.

Khazanahnews.Com yang berkunjung ke makam mantan gubernur fort marlborough Mister Badar, Jumat(7/11), bertemu kuncen yang biasa disapa Cik Ahmad lelaki paruhbaya berpenampilan sederhana dan sangat ramah.

Cik Ahmad sebagai kuncen makam sangat rajin membersihkan merawat makam mantan gubernur fort marlborough yang juga leluhur orang penting di Kejagung RI. Cerita Cik Ahmad dulu makam umum tersebut seperti terbengkalai, namun ada kepedulian beberapa tahun terakhir dari keluarga besar Reda Manthovani di Bengkulu, sepupu Reda Manthovani, Yulita Sari yang  bercerita pada kenalannya Jaksa Kejati, Ristianti Andriani. Sebagai atasannya di Kejagung, Ristianti mengajak Yulita berkoordinasi dengan Wakajati saat itu tahun 2023 Victor Antonius Sidabutar.

Respon Victor Sidabutar untuk membangun bangunan kubah agar makam tersebut lebih indah. Ristianti dan Yulita mulai mengerjakan dengan dukungan dana dari orang yang peduli pada makam tersebut. Saat itu hanya dibangun bangunan kecil diatas Makam. Tahun 2024 Jamintel yang akan kembali berziarah, dibawah komando Victor maka dibangun bangunan permanen yang dilengkapi lantai keramik dan berkamar mandi, bangunan terbuka menaungi beberapa makam. Termasuk jalan setapak masuk ke makam menggunakan batu pualam. Kini bangunan makam sangat indah, rapi ditumbuhi bunga dan air mancur kecil. Di gerbang makam tertulis “Pemakaman Muslim Poyang Inggris Edwar Coles(Mr.Badar).

Victor Sidabutar yang saat ini menjabat Kajati Bengkulu sangat memperhatikan pembangunan dan kebersihan makam. Apalagi pertengahan November 2025 ini Jamintel Reda Manthovani akan kembali mudik ke Bengkulu untuk ziarah karena menerima gelar kehormatan dari Badan Musyawarah Adat(BMA) Provinsi Bengkulu sebelumnya gelar dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Bengkulu dengan gelar “Payung Negara”. Putra bangsawan Bengkulu didoakan agar selalu berbuat terbaik dalam penegakkan hukum di Indonesia.

Sekilas sejarah Master Badar lahir di Bengkulu 1736 dengan nama Edward Coles dari seorang ayah yang merupakan pelarian politik yang berasal dari salah satu anggota keturunan Stuart Scotlandia, Inggris sedangkan ibunya adalah salah satu putri bangsawan Kerajaan Selebar Kota Bengkulu.

Coles menempuh pendidikan di Eropa mulai berkarir dan diangkat Factor Residensi Fort Marborought pada tahun 1759 Coles mendapat promosi jabatan sub sekretaris dan sub bendahara dibawah kepemimpinan Roger Carter, berikutnya tahun 1762, Coles ditunjuk jadi Residen di Lais dari tanggal 23 Agustus tahun 1762 – 1772. Setelah tiga tahun di Eropa tahun 1772 Coles ditugaskan di Fort Marlborought dan pada tahun 1778 Coles mendapat tugas sebagai Dewan ketiga di Sumatera Barat.

Tanggal 14 Oktober 1781 Edward Coles diangkat menjadi Gubernur Bencoolen(Bengkulu sekarang) dan pada tanggal 23 Februari 1785 masa jabatan Coles sebagai gubernur residensi Bencoolen yang ke-6 berakhir. Coles menutup residensi gubernur yang terakhir dan beralih menjadi pengusaha perkebunan lada dan cengkeh terbesar di Selebar.Edward Coles alias Mister Badar wafat pada hari Minggu 23 Desember 1810. Berdasarkan jurai dalam tembo Mr.Badar memiliki 5 orang anak dan sampai saat ini sudah memiliki ratusan keturunan yang tersebar dimana-mana.

Dalam berita ini penulis hanya mengangkat keturunan ke-6 Edwar Coles yakni Prof.Dr.Reda Manthovani yang saat ini menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen(Jamintel) Kejaksaan Agung RI.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.