KHAZANAHNEWS.COM**Bank Bengkulu lahir hampir bersamaan dengan Provinsi Bengkulu. Gubernur penguasa daerah provinsi Bengkulu saat itu tanggal 9 agustus 1969 setahun provinsi Bengkulu berdiri tahun 1968. Setelah provinsi Bengkulu lahir gubernur saat itu langsung menghadapi Mendagri untuk mendirikan Bank Bengkulu, tanggal 17 Mei 1970. Kemudian kementerian keuangan tanggal 7 april 1971 Bengkulu sudah memiliki izin. Kementerian keuangan mengeluarkan izin hingga tanggal 13 April 1971 itu hari pertama beroperasionalnya Bank Bengkulu. Ini disampaikan Direktur Bank Bengkulu, Iswahyudi saat puncak Hut BB dan Hut IKBB di aula Lantai 7 Bank Bengkulu jalan S Parman, Senin(13/4).

Lanjutnya jadi tanggal 13 April menjadi tanggal penting karena pertama kali operasionalnya. Kenapa harus dijelaskan setiap daerah otonom harus punya bank daerah sendiri, jadi memang masyarakat provinsi Bengkulu harus paham sejarah bahwa keberadaan BB sejalan dengan lahirnya provinsi Bengkulu. Artinya memang tidak bisa dipisahkan jadi walaupun saat ini banyak bank lain. Tapi yang berdarah-darah dan membesarkan bank di Bengkulu adalah bank pembangunan daerah(BPD) saat itu. Ia mengingatkan masyarakat provinsi Bengkulu agar jangan melupakan sejarah.

“Bank Bengkulu
adalah anak kandung dari berdirinya provinsi Bengkulu,” seiring berjalannya waktu hari ini 13 April 2026 kita memperingati ulang tahun yang ke 55 bank Bengkulu tahun ini usia yang cukup matang, yang yang patut disyukuri. Tantangan semakin banyak namun harus terus berkibar sampai kapan pun. Kita tetap prima yaitu dalam konteks organisasi kita harus terbuka dengan perubahan yang terjadi. Baik manajemen maupun sumber daya manusia yang profesional.
Saat ini kita menghadapi tantangan global kita tiap hari lihat sekarang perang, perang ini kan belum selesai, meski kita hanya melihat dari televisi namun disadari pasti ada pengaruhnya bagi negara kita, sepertu harga BBM sudah naik. Kalau BBM naik berarti daya beli masyarakat akan turun, inflasi tinggi, mata uang akan tinggi.
Kondisi global saat ini kita tidak bisa seolah-oleh tidak terjadi apa-apa,
tantangannya adalah di seluruh pemerintah daerah, pendanaan dari bank Bengkulu baik dari sisi dana maupun bisnis, pengurangan apbd menyebabkan juga penggunaan dana dari pihak ketiga dari PNS. I
Dirut mengingatkan selaku bank Bengkulu tidak bisa terlena dengan captain market harus mulai yang kita punyai, sudah harus menawarkan ke nasabah alias jemput bola. Ia mengajak manajemen mulai aktif mendatangi karyawan pabrik sawit dan tambang. Karena karyawan perkebunan dan pertambangan cukup banyak.
Bank Bengkulu harus seperti bank lain kalau bank lain mereka mengejar kemudian mendatangi.
Diungkap Iswahyudu uang yang ada di bengkulu ini ada mencapai Rp.14 triliun tabungan namun yang masuk ke bank Bengkulu baru Rp. 2 triliun . Rp.12 triliun di luar sana belum dibatasi. Macam-macam penyebabnya itu tadi pertama mindset kita kemudian cara melayani dan sebagainya. dalam kesempatan ini saya sampaikan beberapa tantangan kalau kita tidak berubah kita akan terlindas. Apalagi ke depan dan saat ini pun era digitalisasi kita harus mampu beradaptasi. Dua tahun terakhit Bank Bengkulu sudah bisa bayar listrik, bayar token karena kita sudah punya mobil banking.
Ia minta semua manajemen memberi pelayanan terbaik dan siap dihubungi 24 jam ” jadi kita bank bengkulu harus mulai memberi pelayanan terbaik harus dipahami seluruh jajaran keluarga besar harus melayani masyarakat provinsi Bengkulu dengan pelayanan yang terbaik,” tegasnya ia minta mulai dari manusianya kemudian pelan-pelan kita samakan juga bangunan infrastrukturnya,”. Seperti bentuk gedungnya, ruangannya dan lain-lain. Khusus untuk bank Bengkulu cabang utama Basuki Rahmat yang melayani pelayanan ASN dan Kas daerah provinsi. Dalam waktu dekat akan dibangun kantor baru sebelah disperindag provinsi jalan S Parman agar pelayanan bisa lebih maksimal. .hut bank Bengkulu ditandai dengan pemotongan tumpeng dan memberi santunan pada anak yatim Kasih ibu serta donor darah. Hut bb selain dihadiri pimpinan dan jajaran, para pensiunan hadir juga pimpinan Bank Indonesia, Wahyu Yuwana Hidayat dan ketua OJK, Ayu Laksmi Sintya Dewi.Selamat ultah bank Bengkulu semoga tangguh dan terus tumbuh***hasanah









