Jamintel Kejagung Reda Manthovani Sandang Gelar Adat Adipati Kembang Agung

oleh -83 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Jaksa Agung Muda Intelijen(Jamintel) Kejagung Prof.Dr.Reda Manthovani,SH,LLM resmi menyandang gelar adat kedua dari BMA Provinsi Bengkulu. Anugerah gelar adat disematkan
Ketua BMA Provinsi Bengkulu HS.Effendi.

Gubernur Helmi Hasan menyampaikan bahwa
Pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia dan budayanya. Sebab itu pembangunan budaya harus jadi prioritas.

“Kita ingin Bengkulu maju secara modern, tetapi tetap berakar kuat pada nilai-nilai kearifan leluhur,” ujar Gubernur. Ia menegaskan bahwa gelar adat merupakan amanah moral untuk menjaga kehormatan, martabat, dan nilai-nilai luhur adat Bengkulu.
Pemberian gelar adat ditandai pemasangan detar dan penyematan PIN sebagai simbol kehormatan adat.

Penganugerahan gelar adat ini digelar dalam rangka HUT ke-57 Provinsi Bengkulu. Para penerima dinilai memiliki kontribusi besar bagi masyarakat dan daerah. Prosesi adat diawali penyambutan tamu agung dengan payung kuning, tombak prabu, serta Barong Landong, kemudian disusul Tari Kejai, pencak silat, tabuhan dhol serunai, dan Sarafal Anam. Reda Manthovani keturunan ke 6 bangsawan Kerajaan Selebar Kota Bengkulu.

Sekilas sejarah leluhur Reda Manthovani, Master Badar lahir di Bengkulu 1736 dengan nama Edward Coles dari seorang ayah yang merupakan pelarian politik yang berasal dari salah satu anggota keturunan Stuart Scotlandia, sedangkan ibunya adalah salah satu putri bangsawan Kerajaan Selebar Kota Bengkulu.

Coles menempuh pendidikan di Eropa mulai berkarir dan diangkat Factor Residensi Fort Marborought pada tahun 1759 Coles mendapat promosi jabatan sub sekretaris dan sub bendahara dibawah kepemimpinan Roger Carter, berikutnya tahun 1762, Coles ditunjuk jadi Residen di Lais dari tanggal 23 Agustus tahun 1762 – 1772. Setelah tiga tahun di Eropa tahun 1772 Coles ditugaskan di Fort Marlborought dan pada tahun 1778 Coles mendapat tugas sebagai Dewan ketiga di Sumatera Barat.

Tanggal 14 Oktober 1781 Edward Coles diangkat menjadi Gubernur Bencoolen(Bengkulu sekarang) dan pada tanggal 23 Februari 1785 masa jabatan Coles sebagai gubernur residensi Bencoolen yang ke-6 berakhir. Coles menutup residensi gubernur yang terakhir dan beralih menjadi pengusaha perkebunan lada dan cengkeh terbesar di Selebar.Edward Coles alias Mister Badar wafat pafa hari Minggu 23 Desember 1810. Berdasarkan jurai dalam tembo Mr.Badar memiliki 5 anak dan sampai saat ini sudah memiliki ratusan keturunan yang tersebar dimana-mana.

Dalam berita ini penulis hanya mengangkat keturunan ke-6 Edwar Coles yakni Prof.Dr.Reda Manthovani yang saat ini menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen(Jamintel) Kejaksaan Agung RI.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.