SEMNAS DEHASEN HADIRKAN NARSUM BI DAN DESTITA BAHAS UMKM  STABILITAS EKONOMI NASIONAL

oleh -51 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Universitas Dehasen menggelar seminar nasional membahas percepatan pembangunan nasional melalui kebijakan pendidikan dan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan. Seminar nasional menghadirkan narasumber, anggota DPD RI Dapil Bengkulu, APT. Destita Khairilisani, S,FAR S,P,M dan Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, I Made Putra Suranadi.

Destita membeberkan tentang pentingnya pendidikan UMKM bagi daerah terpencil di Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu. Agar mahasiswa ikut berperan mendorong tumbuhnya UMKM di Pedesaan dengan edukasi saat terjun ke lapangan. Karena UMKM sebagai pondasi untuk stabilitas pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Penegasan tersebut disampaikan saat ia menjadi narasumber utama dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu, di Gedung Serbaguna (GSG) Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu (13/12).
Seminar nasional diikuti 350 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu. Dalam pemaparannya, Destita mengungkapkan bahwa UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian UMKM tahun 2024, sektor ini menjadi tulang punggung dalam penyerapan tenaga kerja, penguatan ekonomi kreatif, serta menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global.
“UMKM merupakan fondasi ekonomi nasional. Ketika sektor ini tumbuh dan berdaya saing, maka pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional akan ikut menguat,” ujar Destita. Ia juga menekankan perlunya kolaborasi yang kuat antara dunia pendidikan, kebijakan pemerintah, dan pengembangan UMKM.

Lanjutnya, perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja baru. Destita mencontohkan keberhasilan pengembangan UMKM di sejumlah daerah seperti Banyuwangi, Jepara, dan Bali yang didukung oleh pendampingan berkelanjutan serta sinergi lintas sektor.

Sementara itu, Pembina Panitia Seminar Nasional, Yanuar Rikardo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber, mulai dari perwakilan DPR RI, pelaku usaha, hingga Bank Indonesia. Selain seminar, panitia juga menggelar aksi sosial donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Bengkulu sebagai wujud kepedulian sosial civitas akademika.

Perwakilan Bank Indonesia, I Made Putra Suranadi membeberkan
Tujuan seminar nasional yang digelar untuk mengembangkan UMKM di era digital.
Mengembangkan UMKM di era digital memerlukan strategi yang tepat seperti
Menggunakan media sosial*: Manfaatkan platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk mempromosikan produk dan meningkatkan visibilitas.
Buat toko online*: Gunakan platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, atau Lazada untuk menjual produk secara online.
Optimalkan SEO*: Pastikan website atau toko online Anda dioptimalkan untuk mesin pencari agar lebih mudah ditemukan.
Gunakan digital marketing*: Manfaatkan iklan online, email marketing, dan konten marketing untuk meningkatkan penjualan.
Jalin kemitraan*: Berkolaborasi dengan influencer, blogger, atau UMKM lain untuk meningkatkan jangkauan.
Perbarui konten*: Pastikan konten Anda selalu segar dan relevan dengan target pasar.
Gunakan analitik*: Pantau kinerja Anda dengan menggunakan alat analitik untuk meningkatkan strategi.
Dengan strategi yang tepat, UMKM dapat meningkatkan penjualan dan berkembang di era digital.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.