Wawali  “Pemprov PindahTangankan   Aset ke Pemkot, Demi Wajah Baru Perkotaan,”

oleh -44 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Dalam mendukung penataan Kota Bengkulu sebagai Ibu Kota Provinsi, Pemprov menunjukkan komitmennya. Bentuk dukungan ini ditunjukkan melalui langkah strategis berupa revitalisasi dan pemindahtanganan sejumlah aset daerah kepada Pemerintah Kota Bengkulu.

 

Langkah tersebut diharapkan mampu memberi wajah baru bagi kawasan perkotaan sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan publik dan tata kelola aset yang lebih efektif. Melalui sinergi ini, Pemprov dan Pemkot Bengkulu menegaskan visi bersama untuk mewujudkan kota yang tertata, produktif, dan berdaya saing.

Hal ini disampaikan wakil walikota Bengkulu, Ronni PL Tobing usai menghadiri Rapat Pembahasan Pemindahtanganan dan Pemanfaatan Barang Milik Daerah Pemprov dan Pemkot Bengkulu di Ruang Rapat Hidayah 3, Kantor Wali Kota Bengkulu, Kamis (10/4).

Rapat tersebut dipimpin langsung Wali Kota  Bengkulu Dedi Wahyudi  dan dihadiri jajaran Forkopimda Kota Bengkulu. Lanjut wawali,

“Kesimpulannya, aset-aset milik Pemprov Bengkulu yang kurang termanfaatkan diserahkan ke Pemkot Bengkulu. Seperti Mess Pemda yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai Kantor WaliKota, serta pengelolaan Pantai Panjang yang memang berada dalam wilayah kewenangan Kota Bengkulu,” jelas wawali.

Selain Mess Pemda dan Pantai Panjang, WaliKota Bengkulu Dedi Wahyudi juga menyampaikan adanya tiga aset lainnya yang akan dialihkan, yakni Eks Dekranasda dan Permata Gading di kawasan Taman Remaja, Kantor Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, dan Gudang Semarak.

Sementara itu, terdapat pula dua aset milik Pemkot Bengkulu, yaitu Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Hotel Rafflesia yang terletak di kawasan Pantai Panjang, yang rencananya akan diserahkan kepada Pemprov Bengkulu.

“Intinya, kita memiliki visi yang sama agar Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu dapat tumbuh dan berkembang bersama. Termasuk aset Berendo HD di Jakarta yang rencananya digunakan sebagai rumah sakit. Karena Pemkot tidak memiliki kewenangan mendirikan rumah sakit di luar wilayahnya, maka aset tersebut akan dikelola oleh Pemprov,” ujar wawali diruangannya, Kamis(10/4).***has

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.