100% Listrik Sudah Teraliri se Bengkulu 36 Titik Desa Terpencil Mulai Dikerjakan

oleh -4 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Sekda Dr.H Herwan Antoni,  saat sinkronisasi usulan lokasi program listrik pedesaan dari Pemerintah Daerah dan Fasilitas penyiapan lahan penyelesaian perizinan, dikantor Gubernur Senin(21/9) sekda minta Kadis DLHK provinsu untuk mengurus hutan yang masuk program listrik masuk desa yakni soal perizinan yang masuk kawasan hutan lindung. Sinkronisasi dihadiri Direktur tenaga kelistrikan  dan  Listrik Pedesaan PLN Pusat yang sudah memfasilitasi listrik desa program 2026-2029.

Lanjut Sekda Program Indonesia terang Presiden menginstruksikan terpenuhinya listrik 100%. Di Bengkulu sudah 100% namun masih ada beberapa titik yang akan diusulkan. Saat kunjungan gubernur ke daerak banyak usulan warga untuk listrik rumah tangga. 2026 Bengkulu dapat 36 titik untuk sambungan baru, kendala titik yang sudah dipetakan, Bupati/Walikota sepakat sudah siap mengaliri listrik desa-desa terpencil. Karena ada Talang yang sudah jadi desa dan desa berada ditengah hutan. Seperti Desa Sungai Lisai dan Lebong Tandai yang bisa ditembus waktu empat jam. Pemprov akan segera usulkan lahan dari Pemkab Lebong sudah siap. Saat ini tinggal progresnya bagaimana perkembangannya kalau ada kendala siap diselesaikan, karena tidak ada ganti rugi. Provinsi Bengkulu sudah mensinkronkan untuk aliran listrik dan usulan baru siap juga disampaikan. Apalagi Bupati dan Walikota sudah komitmen dan setiap tahun siap direalisasikan dan mengawal.
Dinas ESDM dan Dishut harus mempermudah perizinan, segera follow up untuk mempermudah listrik pedesaan, tegas sekda.

Sementara itu Wabup Kepahiang Abdul Hafiz, menyampaikan suara dari desa-desa dipinggiran desa Kepahiang, kondisi desa luas, sempit, terpencil namun belum tersentuh listrik. Banyak juga di perkotaan listrik belum tersambung ke rumah tangga. Bagi Pemkab Kepahiang listrik adalah keadilan, banyak Puskesmas tidak ada listrik tidak bisa menyimpan vaksin. Usulan desa belum ada listrik pihaknya siap sampaikan, siapkan lahan dan sosialisasi serta perizinan. Masih ada desa tertinggal minta ESDM prioritaskan listrik. Karena kalau ada desa terang rakyat bisa sejahtera. Sampainya.

Sementara itu Kadis ESDM Rico Yulyana menyampaikan tahun 2026 provinsi Bengkulu dapat 36 titik sambungan listrik. Titik terbesar di kabupaten Mukomuko 15 titik dan desa- desa seluruh Kabupaten di Provinsi Bengkulu. Menurutnya listrik sudah 100% dialiri di Provinsi Bengkulu, meski ada sejumlah rumah tangga belum tersambung listrik disebabkan belum adanya  tiang listrik atau belum ada sambungan listrik. Rico Yulyana optimis tahun 2026 semua desa bisa teraliri listrik. Program presiden indonesia terang mengalokasikan anggaran APBN Danantara.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.