KHAZANAHNEWS.COM**Komisaris non independen Bank Bengkulu yang baru dilantik Gubernur Helmi Hasan minggu lalu, Hj.Elva Hartati yang juga mantan politisi Senayan dirumahnya jalan Indragiri, Jumat(14/11) saat syukuran menyampaikan, sebagai komisaris non independen yang baru dilantik akan berkoordinasi dan melakukan pengawasan ketat pada seluruh manajemen agar Bank Bengkulu bisa tumbuh dan maju.

Elva mengakui selama ini banyak permasalahan terpendam seperti bom waktu. Sebulan terakhir mencuat berbagai permasalahan pelanggaran hukum yang bergulir ke aparat hukum. Selain itu modal inti belum juga mencukupi sesuai persyaratan Bank Indonesia. PR berat ini sebagai tugas berat yang harus di embannya. Elva mengajak semua pihak untuk bersama-sama membesarkan bank plat merah tersebut. Meski berlatar belakang politisi Elva Hartati optimis bisa mengelola finansial perbankan?

Seperti pemberitaan sebelumnya bank bengkulu sebagai bank kebanggaan daerah memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan ekonomi serta pelayanan keuangan bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.
Sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola dan pengawasan perusahaan, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melantik Elva Hartati sebagai Komisaris Nonindependen PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu untuk masa jabatan 11 November 2025 hingga 10 November 2029.
Pelantikan tersebut dilangsungkan sesaat setelah ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Selasa (11/11).
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi menegaskan bahwa penunjukan komisaris baru merupakan amanah besar yang menuntut kesungguhan, keteladanan, serta komitmen kuat dalam menjaga arah kebijakan perusahaan.
“Fungsi pengawasan harus dilakukan secara objektif, bersikap independen, dan berpihak pada kepentingan perusahaan serta masyarakat Bengkulu. Saya berharap saudari yang telah dilantik mampu memberikan warna baru dalam penguatan struktur pengawasan Bank Bengkulu,” ujar Helmi.
Ia menambahkan, pengalaman, kompetensi, dan integritas Elva Hartati diharapkan mampu memperkuat Dewan Komisaris dalam menjalankan perannya. Menurutnya, sinergi yang baik antara komisaris dan direksi akan menjadi kunci keberhasilan Bank Bengkulu menghadapi tantangan sektor perbankan yang semakin dinamis.
“Harapan kita, Bank Bengkulu dapat tampil sebagai salah satu pilar penting penyokong ekonomi daerah. Bank Bengkulu harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor, termasuk industri kecil, perdagangan lokal, serta sektor produktif lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Bengkulu,” tegas Helmi.
Gubernur juga mendorong Bank Bengkulu untuk lebih ramah dan dekat dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang disebutnya sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kehadiran bank yang memberikan akses pembiayaan yang mudah, layanan konsultasi usaha, pendampingan yang humanis, serta produk perbankan yang adaptif, karena hal tersebut akan membawa dampak besar terhadap perkembangan UMKM di seluruh wilayah Bengkulu.
“Bank Bengkulu harus menjadi rumah yang aman, nyaman, dan bersahabat bagi para pelaku UMKM yang ingin tumbuh dan meningkatkan taraf hidup,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Helmi mengingatkan seluruh jajaran Bank Bengkulu untuk terus meningkatkan transformasi digital, memperkuat manajemen risiko, menjaga kesehatan keuangan perusahaan, serta memprioritaskan layanan yang cepat, bersih, dan terpercaya.
Ia menekankan bahwa sinergi yang harmonis antara Dewan Komisaris dan Direksi akan menjadi kunci mempercepat langkah Bank Bengkulu menuju bank daerah yang modern, profesional, dan kompetitif.***has










