Air Mata dan Gotong Royong Warga Sambut RTLH dan Sumur Bor KBSB Kopasus TNI AD 2026

oleh -11 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Karya Bakti Skala Besar Satgasus Kopasus TNI AD tahun 2026, mendapat sambutan hangat dan deraian air mata warga yang menerima bantuan. Diungkap Dansatgas KBSB Brigjend.TNI Bram Pramudya,SE, S, Ipol program rumah layak huni dibeberapa lokasi membuat pihaknya terus bersemangat dan kerja ikhlas. Karena apa rasa haru warga penerima manfaat yang menjadi suplemen bagi satgas untuk terus dekat dan membantu.

Seperti kejadian saat bedah rumah tidak layak huni di Pagar Dewa Kota Bengkulu, Risma wanita parubaya yang memiliki tiga anak dan hidup sederhana, malamnya terkejut rumahnya akan menjadi target program rumah tidak layak huni. Esoknya ia langsung disuruh pindah agar rumahnya segera dibedah, dalam waktu lima belas hari. Namun diluar dugaan warga ikut peduli membantu satgas KBSB hingga selesai dibedah dalam waktu sepuluh hari. Saat kembali dan melihat rumahnya yang sederhana disulap menjadi rumah layak huni, Risma menangis dan airmatanya bercucuran dan mengucapkan syukur dan terima kasih pada Satgas.

Berikutnya bantuan sumur bor di masjid dan permukiman warga Bentiring Kota Bengkulu dan Desa Kertapati Kabupaten Bengkulu Tengah, yang selama ini kesulitan air bersih karena topografi wilayah. Satgas KBSB menunjukkan kepedulian bantu warga dengan sumur bor. Menariknya kegesitan satgas menuntaskan dipicu bantuan gotong royong warga sekitar hingga target waktu sepuluh hari bisa tuntas dalam lima hari hingga bisa dimanfaatkan warga. Ditegaskan Dansatgas kemanunggalan TNI dan rakyat semua masalah bisa teratasi dan tujuan KBSB untuk membantu warga atasi masalah dan hidup bahagia.

Program yang menjangkau seluruh wilayah Provinsi Bengkulu ini dilaksanakan secara merata dengan cakupan 9 kabupaten dan 1 kota, sebagai bentuk nyata kontribusi TNI AD dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor infrastruktur dasar dan fasilitas pelayanan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Karya Bakti Skala Besar TNI AD TA 2026 mencakup 596 titik sasaran pembangunan yang terdiri atas berbagai kebutuhan mendasar masyarakat, mulai dari pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, pembangunan jembatan, rehabilitasi sekolah dan rumah ibadah, hingga perbaikan jalan, pipanisasi, pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH), serta rehabilitasi panti asuhan.

Berdasarkan rekapitulasi progres pelaksanaan, hingga saat ini sebanyak 190 titik sasaran sedang dalam proses pengerjaan, sementara 29 titik telah berhasil diselesaikan 100 persen. Adapun 377 titik lainnya masih dalam tahap belum dikerjakan dan akan dilaksanakan sesuai tahapan serta mekanisme yang telah direncanakan.

Adapun rincian progres pelaksanaan KBSB TNI AD TA 2026 di Provinsi Bengkulu meliputi:
1. Sumur Bor: 124 titik sasaran, 7 dalam proses pengerjaan dan 11 selesai 100 persen.
2. Rehabilitasi RTLH: 230 titik sasaran, 91 dalam proses pengerjaan dan 5 selesai 100 persen.
3. Pembangunan MCK: 61 titik sasaran, 33 dalam proses pengerjaan dan 8 selesai 100 persen.
4. Pembangunan Jembatan: 62 titik sasaran, 57 dalam proses pengerjaan dan 5 selesai 100 persen.
5. Rehabilitasi Sekolah: 60 titik sasaran.
6. Rehabilitasi Rumah Ibadah: 36 titik sasaran, 1 dalam proses pengerjaan.
7. Rehabilitasi Jalan/Badan Jalan: 13 titik sasaran.
8. Pipanisasi: 8 titik sasaran.
9. Pembangunan PLTMH: 1 titik sasaran.
10. Rehabilitasi Panti Asuhan: 1 titik sasaran, dalam proses pengerjaan.

Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi wujud kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih, hunian layak, sanitasi, pendidikan, sarana ibadah, dan konektivitas antarwilayah.

Melalui pelaksanaan KBSB, TNI AD berupaya menghadirkan solusi nyata atas berbagai kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan semangat gotong royong, kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta sinergi bersama pemerintah daerah, pihak swasta, dan seluruh elemen masyarakat.

Jangkauan program yang meliputi seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu juga menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada kawasan perkotaan, tetapi turut menyentuh wilayah pedesaan dan daerah yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemenuhan infrastruktur dasar.

Keberhasilan program ini tentunya membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak agar setiap sasaran dapat diselesaikan secara optimal, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Karya Bakti Skala Besar TNI AD TA 2026 menjadi bukti bahwa kehadiran TNI tidak hanya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga mengambil bagian dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat serta mendukung percepatan pembangunan nasional.

Dengan semangat pengabdian dan gotong royong, TNI AD terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, bekerja bersama rakyat, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Bengkulu.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.