Akhir Tahun Kabalai BPJN Bengkulu Targetkan 99% Pekerjaan Jalan dan Jembatan Nasional Tuntas

oleh -188 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**BENGKULU-Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional(BPJN) Bina Marga Kementerian PUPR Provinsi Bengkulu, Zepnat Kambu optimis akhir tahun atau akhir Desember 2025 semua pekerjaan jalan dan jembatan nasional tuntas sesuai schedule. Ini disampaikan Kabalai BPJN Zepnat Kambu disela-sela puncak harbak PU ke 80 yang dipusatkan dikantor BWSS 7, Rabu(3/12). Lanjut Kabalai saat ini pekerjaan sudah dikisaran 81% lebih.


Untuk penyelesaian ia yakin akhir Desember sebelum tutup tahun anggaran semua pekerjaan mencapai 99% alias tuntas. Di momen harbak PU ke 80 sesuai pesan Menteri PU  Dody Hanggodo
Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 menjadi momentum penting bagi keluarga besar Kementerian Pekerjaan Umum untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, disiplin, pengabdian, serta sportivitas dalam bekerja. Tahun ini, peringatan mengusung tema “Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Hari Bakti PUPR bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengingat sejarah pengabdian insan PU.


Sebagai informasi, tanggal 3 Desember ditetapkan sebagai Hari Bakti PU untuk mengenang pertempuran pada 3 Desember 1945 di Gedung Departement Van Verkeer en Waterstaat, yang kini dikenal sebagai Gedung Sate Bandung. Pada hari itu, sekitar pukul 11.00 WIB, pasukan tentara sekutu (NICA) mengepung gedung tersebut yang saat itu dijaga dan dipertahankan oleh 21 petugas dari Gerakan Pemuda Pekerjaan Umum.

“Capaian BPJN tahun ini luar biasa, dengan anggaran yang terbatas karena efisiensi namun BPJN Bengkulu tetap optimis tugas-tugas kami—membangun jalan dan jembatan akan terlaksana sesuai jadwal. Kami juga yakin seluruh pekerjaan dapat selesai pada akhir Desember ini,” ujar Zepnat ramah.

Lanjut Zepnat jalan nasional yang menjadi wewenang BPJN  sepanjang 782,2 Km.
Pihaknya terus memperbaiki kerusakan jalan maupun jembatan. Namun akibat efisiensi tahun 2025 ini anggaran sangat terbatas meski demikian perbaikan terus dilakukan.  Jembatan dan jalan negara di provinsi Bengkulu yang butuh perbaikan ada beberapa titik yang memang rawan longsor.
Seperti perbatasan Bengkulu – Lubuk Linggau di Kota Padang, dan jalan negara di Bengkulu Utara akibat abrasi. Untuk penanggulangan sejumlah titik dan pelebaran jalan bpjn terkendala anggaran yang dipangkas. Butuh dana ratusan miliar untuk perbaikan jembatan dan jalan longsor.
Ditegaskan putra Papua ini sejumlah ruas jalan negara sudah dibangun coran beton sebagai antisipasi abrasi seperti di Sungai Hitam Benteng. Namun demikian pihaknya akan melakukan perbaikan secara bertahap dilokasi lain termasuk perbaikan dan penggantian jembatan yang terdata ada sekitar 500 jembatan se provinsi Bengkulu yang perlu perbaikan segera. Zepnat juga menegaskan akan bekerjasama dengan semua pihak, agar infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Bengkulu bisa bagus  dan pengendara bisa nyaman seperti harapan kita semua sampainya.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.