KHAZANAHNEWS.COM**Welcome Dinner Seminar Nasional Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan (FKDK) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Wilayah Barat Indonesia Tahun 2026 digelar pada Rabu (22/4) di Balai Raya Semarak, Bengkulu.
Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, tersebut membahas arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait target pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8 persen.
Dalam sambutannya, Mian mengajak seluruh BPD untuk membangun kolaborasi dan meningkatkan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita memiliki navigasi yang jelas dari Presiden Prabowo terkait target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Tentu bank daerah harus berkolaborasi dan memberikan kontribusi nyata agar dapat mewujudkan kerja tanpa pamrih,” kata Mian.
Ia menjelaskan, Provinsi Bengkulu yang terletak di Pulau Sumatra dengan jumlah penduduk sekitar dua juta jiwa, di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan bersama dirinya, telah memetakan sejumlah strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah mencapai target tersebut.
Menurut Mian, Gubernur Helmi Hasan juga telah mengumpulkan para pelaku usaha di Bengkulu untuk berperan aktif dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah, sebagaimana arahan Presiden.
“Provinsi Bengkulu berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi dari Bapak Presiden. Bapak Gubernur telah menginisiasi agar bank daerah dapat berkontribusi dalam pembangunan. Kemarin, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga telah mengumpulkan pelaku usaha. Terobosan Gubernur bersama jajaran direksi dan komisaris mengingatkan agar bank daerah tidak hanya menjadi penonton,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, mengajak seluruh peserta Seminar Nasional FKDK BPD Wilayah Barat untuk turut mendukung perekonomian lokal dengan berbelanja di Bengkulu, khususnya produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Tentu Bapak dan Ibu selama berada di Bengkulu dapat berbelanja dan membelanjakan uangnya di daerah ini. Hal tersebut menjadi salah satu dorongan dalam membantu pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap Iswahyudi.
Sebagai informasi, Seminar Nasional FKDK Bank Pembangunan Daerah Wilayah Barat Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/4).***has









