Dispora Provinsi Bengkulu Evaluasi Popnas, Buah Dicurangi Atlet Silat Bengkulu Wakili Indonesia di Brunei

oleh -110 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Hasil pertandingan pekan olahraga pelajar nasional(Popnas) di DKI Jakarta pekan lalu, hasil yang diperoleh kontingen Bengkulu belum menggembirakan, karena belum sesuai target. Dijelaskan sekretaris Dispora, Mike Van Hove, bahwa Popnas di DKI Jakarta  bisa dikatakan Bengkulu mendapat medali juga.  Tapi disesalkannya banyak juga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kontingen Bengkulu yang mendapat perlakuan curang yang merugikan dalam perolehan medali.

Sebab itu kedepan Bengkulu harus mempersiapkan diri dengan baik supaya benar-benar raihan medali sesuai target.  Seperti disampaikan Kadis kemarin kontingen Popnas Bengkulu hanya meraih 7 medali perak dan perunggu. Target  untuk mendapatkan medali emas dari cabang andalan gulat dan tinju juga gagal meski sempat berhasil masuk sampai keperempat final. Sebab pihak Dispora akan menanyakan ke pelatih alasan error dan gagal medali padahal potensi atlet sangat bagus pada saat bertanding.

Ia menduga karena ada dualisme di tubuh pengurus tinju yakni Pertina dan Perbati  berdampak langsung terhadap pelaksanaan Popnas. Karena dari sisi perangkat pertandingan Kemudian dari sisi panitia pun tidak menutup kemungkinan Ada gesekan.  Antara Perbati dan Pertina dampaknya ke pertandingan dan prestasi. Begitu juga prestasi silat saat bertanding sudah maksimal namun sayangnya atlet Popnas Bengkulu dicurangi sehingga kita hilang peluang raih medali emas.

Padahal  atlet silat Bengkulu tersebut merupakan atlet nasional yang meraih emas di kejuaraan silat Internasional di Dubai. “Kita protes keras kecurangan tersebut, kemarin Saya dengar dari Pemprov dari KONI provinsi ada respon terhadap protes akhirnya atlet Bengkulu dipanggil untuk mengikuti pelatnas. Sementara atlet DKI yang menang kemarin itu justru tidak dipanggil. Atlet kita dipanggil untuk berangkat mewakili Indonesia di ASEAN School game di Brunei.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.