KHAZANAHNEWS.COM** Ada yang membanggakan saat Pemprov Bengkulu melepas Atlet Menembak ke PB Perbakin Jakarta untuk Persiapan PON 2028
Pemerintah Provinsi Bengkulu secara resmi melepas atlet menembak Bengkulu menuju Pengurus Besar (PB) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) di Jakarta dalam rangka pemusatan latihan dan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Kegiatan pelepasan berlangsung di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (26/5).

Atlet yang diberangkatkan adalah M. Haris Aliansyah, siswa kelas IX MTsN 02 Kepahiang, yang akan menjalani pelatihan intensif di Jakarta sebagai bagian dari persiapan menuju ajang olahraga nasional tersebut. Menariknya selain Haris ada juga atlet tembak cilik, Fahri (12) tahun baru lulus SD dan bersiap masuk SMP. Fahri bocah yang berbadan mungil namun berani bertarung di arena menembak. Pada Khazanahnews.com dikantor gubernur didampingi Ayahnya, Weliyanto anggota Korem 041/Gamas Bengkulu.
Dijelaskan Fahri yang berlatih menembak karena dorongan bapaknya yang seorang TNI. Meski baru setahun berlatih menembak dan bergabung di PB Perbakin Bengkulu, Fahri pernah meraih juara 3 saat kejuaraan menembak Gubernur Cup. Melihat potensinya ini, pengurus Perbakin merangkul dan membina sebagai bibit menembak dimasa depan. Diakui Fahri meski hoby menembak kadang ia kesulitan memegang senjata yang cukup berat karena badannya yang kecil.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mewakili Gubernur Bengkulu, saat menerima PB Perbakin Bengkulu menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet menembak sebagai salah satu cabang olahraga potensial untuk mengharumkan nama Bengkulu di tingkat nasional.
Ia menegaskan, keberangkatan atlet ke Jakarta bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan langkah awal perjuangan besar untuk membawa kebanggaan dan kehormatan bagi Provinsi Bengkulu di kancah nasional.
Menurut Herwan, olahraga menembak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membidik sasaran, tetapi juga membentuk ketenangan, disiplin mental, fokus tinggi, serta pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut diyakini telah dimiliki para atlet yang akan menjalani pelatihan di PB Perbakin Jakarta.
Para atlet juga diminta memanfaatkan kesempatan berlatih secara maksimal untuk meningkatkan kemampuan teknik maupun mental bertanding. Selain itu, mereka diingatkan untuk menjaga kedisiplinan dan nama baik daerah selama menjalani pelatihan.
“Jaga kedisiplinan dan nama baik daerah karena kalian adalah duta Bengkulu. Tunjukkan bahwa masyarakat Bengkulu adalah petarung tangguh yang tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kesantunan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua KONI Bengkulu, Teuku Zulkarnain, Ketua Umum Perbakin Bengkulu, Jeffri Subarkah, para atlet menembak, orang tua atlet, serta sejumlah pihak terkait.
Teuku Zulkarnain menyampaikan optimisme terhadap peluang Bengkulu meraih prestasi pada PON 2028.
“Kita optimistis Bengkulu bisa membawa pulang medali emas. Yakinlah bahwa menjadi atlet berprestasi merupakan suatu kebanggaan dan memiliki masa depan yang baik,” kata Teuku.
Sementara itu, Ketua Umum Perbakin Bengkulu, Jeffri Subarkah, menegaskan target besar yang ingin dicapai pada PON 2028
“Atlet kita yang berangkat ini akan berlatih di Jakarta selama dua tahun. Pusat pelatihannya berada di Lapangan Tembak Senayan. Kita tidak hanya ingin berpartisipasi, tetapi juga menargetkan mampu membawa pulang medali dari cabang olahraga menembak,” ujar Jeffri.***hasanah










