KhazanahNews.Com**Kondisi pangan khususnya beras saat ini di provinsi Bengkulu masih sangat tinggi. Masyarakat masih mengeluhkan untuk mendapatkan beras di pasaran Mengantisipasi mahalnya harga beras Bulog bersama BUMN menggelar Pasar Murah terintegrasi bagi pensiunan Wredatama.
Pasar murah terintegrasi digelar dihalaman kantor pos kota Bengkulu. Ketua Wredatama Provinsi Bengkulu, Asnawi A.Lamat sangat bersyukur atas digelarnya pasar murah terintegrasi oleh Pemprov dan BUMN. Apalagi untuk para pensiunan yang sangat mengharap bisa mendapatkan harga pangan murah.
Sementara itu ketua gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP) Medan, Agus Ariwibowo menyampaikan dirinya bernostalgia dikantor pos Bengkulu dimana sudah berumur 277 tahun. Kantor pos hatus membangun konekting. Saat ini kantor menjalankan lima bisnis diantaranya bisnis kurir (paket kecil2)
-Logistik seperti logistik biaya ligistik – Jasa Keuangan era digital pintech pospay dalam genggaman -Bayar listrik telpon -Properti aset ada dimana2 disambut aset direvitalisasi post blok seperti di Malang dibuat hotel di atasnya – Yayasan pendidikan ulpi= univ logistik pendidikan internasional. Kuliah jarak jauh berapa sks biar pos biar tetap eksis. Integrasi pasar murah penyaluran pensiun bisa bermanfaat dan memberi berkah.
Gubernur di wakili Plt Sekda Drs. H. Nandar Munadi menyampaikan bahwa pasar murah terintegrasi bagi PWRI. KondisI iklim saat ini sedang mengalami panas atau kemarau panjang terutama terkait hasil bumi. Tergantung air permukaan cuaca dampaknya tunda tanam padi, musim tanam pengaruh hasil2 pertanian bahan pokok masyarakat. Sembako mahal terjadi. inflasi. Pemertintah hadir bersama BUMN, Bulog, BI menyalurkan bantuan pangan distrIbutor bulog pasar2 murah. Pasar murah wredatama terintegrigasi. Pasar murah dana pensiun kesehatan, pasar murah yang digelar selama 2 hari. Berharap inflasi cepat turun dan kondisi kembali normal. Terima kasih khususnya kantor pos semoga kegiatan tersebut dapat bermanfaat khususnya khususnya untuk pensiunan wredatama.
Ditambahkan Kepala Perwakilan Bulog Bengkulu, H.Bakhtiar pihaknya sudah mengantisipasi kenaikan harga beras dengan OP, bahkan bersama Satgas Pangan melakukan penertiban terhadap para spekulan nakal. Bahkan lima orang spekulan sudah ditangkap Satgas Pangan. Ia mengharap masyarakat tidak panik karena stok beras digudang bulog mencukupi.hasanah









