Kemendes Tegaskan Pendamping Desa Harus Buat Perubahan dan Tekan Kemiskinan

oleh -11 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Wakil Gubernur Bengkulu Mian meminta seluruh pendamping desa di Provinsi Bengkulu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, masyarakat, serta dunia usaha guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pesan tersebut disampaikan Mian saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Bhakti Pendamping Desa Tingkat Provinsi Bengkulu di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (31/10).

Menurut Mian, pendamping desa memiliki peran strategis dalam membantu kepala desa menjalankan pembangunan dan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki desa. Dukungan pendamping tidak hanya sebatas administrasi dan perencanaan, tetapi juga harus mampu membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

“Pendamping desa harus mampu memberikan dukungan penuh kepada seluruh kepala desa. Membangun desa memang membutuhkan anggaran, tetapi pendamping juga bisa menghadirkan perubahan besar melalui penguatan kolaborasi, termasuk dengan dunia usaha,” ujar Mian.

Ia menegaskan, para pendamping desa yang hadir merupakan garda terdepan dalam mendampingi, memfasilitasi, serta memberdayakan pemerintah dan masyarakat desa. Karena itu, peran tersebut harus dijalankan secara optimal agar pembangunan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

Mian juga mengingatkan pentingnya mengedepankan tiga pilar utama dalam pembangunan desa, yakni pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Ketiga unsur tersebut harus berjalan beriringan agar potensi desa dapat dikembangkan secara maksimal.

“Prinsip membangun itu ada tiga pilar. Pilar pertama pemerintah, pilar kedua masyarakat, dan pilar ketiga dunia usaha. Ketiganya harus saling berkolaborasi agar pembangunan desa berjalan lebih baik dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) RI, Rosyid Althaf, berharap pendamping desa semakin aktif mengambil bagian dalam upaya menekan angka kemiskinan dan menyukseskan program prioritas Presiden.

Menurutnya, pendamping desa harus mampu mengawal pelaksanaan berbagai program strategis, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan swasembada pangan. Selain itu, pendamping juga dituntut jeli mengidentifikasi serta mengembangkan potensi unggulan masing-masing desa.

“Indikator keberhasilan pembangunan desa salah satunya adalah berkurangnya angka kemiskinan. Program-program prioritas Presiden, seperti Koperasi Desa Merah Putih, MBG, dan swasembada pangan, harus kita dorong bersama. Di sinilah pendamping desa memiliki peran penting, termasuk dalam menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap desa,” ungkap Rosyid.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih, Kepala Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (BPPMDDT) Bengkulu Aldi Nurkarim, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.***has

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.