LPPM BENGKULU PERTANYAKAN TINDAK LANJUT KASUS BENUR YANG DITANGANI KPK RI?

oleh -241 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Koordinator Lembaga Pengaduan dan Pendampingan Masyarakat (LPPM) Bengkulu, mempertanyakan tindak lanjut kasus Benih Bening Lobster (Benur) yang diduga melibatkan oknum pejabat Bengkulu. Pihak LPPM mempertanyakan ini karena terkesan didiamkan KPK RI.

Padahal, menurut Koordinator LPPM Bengkulu, Irhanudian, beberapa waktu lalu pejabat Bengkulu pernah dipanggil KPK, antara lain, Gubernur Bengkulu saat ini dan Isnan Fajri Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Bengkulu waktu itu. Dan kini Isnan Fajri menjabat sebagai Sekda Provinsi Bengkulu.

Pihak yang menyoroti kasus ini antara lain Lembaga Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Bengkulu, yang meminta pihak KPK lebih detil menindaklanjuti kasus ini untuk wilayah Bengkulu. Lokasi izin yang diajukan yaitu di Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, oleh PT Perkasa Pratama yang bertindak sebagai Direktur nya adalah Suharjito yang kini sudah mendekam di tahanan.

Kasus ini melibatkan Menteri Perikanan dan Kelautan, Edhi Prabowo (kini mantan Menteri) yang dituntut 5 tahun penjara. Jaksa menduga ada 25,7 miliar uang mengalir kepadanya.

Terkait kasus untuk wilayah Bengkulu, ada dugaan mengalirnya sejumlah uang ke pejabat Bengkulu,dan hal ini dibenarkan oleh Plt Juru bicara KPK Ali Fikri, bahwa aliran dana itu mengalir ke banyak pejabat antara lain pejabat provinsi Bengkulu. Informasi dan sumber dari lembaga anti korupsi bahwa dugaan itu antara lain ke Ketua Bappeda Bengkulu, yang tujuannya kepada Gubernur Bengkulu.

Sampai saat ini kasus tersebut terkesan diam, padahal beberapa pejabat di pusat telah mendekam di tahanan,sementara di Bengkulu.

Sebagai lembaga, pihak LPPM sebagai bagian dari masyarakat perlu mempertanyakan kasus ini, demi terciptanya pemerintahan yang bersih, kata koordinator LPPM provinsi Bengkulu. Sampai berita ini dilansir gubernur dan Sekda belum memberi hak jawab. Ketika dikonfirmasi dikantor pemprov beberapa hari lalu kedua petinggi Pemprov tersebut sedang sibuk dan tidak bisa ditemui.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.