MILIKI MONUMENTAL IBU FATMAWATI BENGKULU DIGAGAS KE UNESCO MASUK KOTA PUSAKA DUNIA

oleh -232 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS. COM** Ide cemerlang Anggota Dewan Perwakilan Daerah atau DPD RI Dapil Bengkulu Ahmad Kanedi, SH, MH ingin menjadikan Bengkulu Kota Pusaka Dunia ke Unesco. Usai membuka secara resmi acara Focus Group Discussion atau FGD, dengan tema “Gotong Royong Bendera Merah Putih Menguatkan Bengkulu Kota Pusaka Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan”.

FGD yang berlangsung di Aula Kantor DPD RI Perwakilan Benģkulu, Jalan Indragiri Kelurahan Padang Harapan Kota Benģkulu. Senin, (12/8). Diikuti berbagai elemen terkait, BMA, tokoh masyarakat, tokoh tabot, keluarga besar Fatmawati dan tokoh pemuda.

Ahmad Kanedi  mengatakan, bahwa FGD merupakan salah satu tugas dari DPD. Baik secara individu sebagai inisiator anggota, maupun secara institusi. Hal itu disebabkan DPD sebagai perwakilan di Daerah.
“Yaitu, baik orang, Pemerintah, wilayah, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan Vertikal, itu jadi bagian dari Daerah,” sampainya.

Dikatakan Bang Ken, sebagai bagian dari perwakilan Daerah, tentu beliau akan mengambil suatu langķah dan inisiatif untuk kemajuan di Daerah.

“Itu dikarenakan, kegiatan FGD yang dilaksanakan hari ini, merupakan agenda kegiatan DPD secara keseluruhan. Jadi pertemuan kita hari ini (kegiatan FGD, red) terdaftar, terregistrasi, dan langsung konek sebagai bagian dari sistem yang kita gunakan Online Sistem. Jadi, walaupun kita pertemuan seperti ini, terdaftar langsung masuk ke dalam sistem IT kami”, ungkapnya.

Dalam kegiatan FGD, Bang Ken juga menyampaikan bahwa, Kota Bengkulu banyak memiliki, peninggalan-peninggalan kolonial dan tempat- tempat bersejarah. Untuk itu, sebagai Putera Bengkulu sekaligus Anggota DPD RI, pada momen kemerdekaan atau Hari Ulang Tàhun Republik Indonesia (HUT RI) Ke – 79 Tàhun, menyampaikan gagasan untuk melakukan Revitalisasi Simpang Lima Kota Bengkulu, serta rencana pembangunan tiang Bendera Pusaka Merah Putih di lokasi tersebut.

Karena ibu Fatmawati pelaku sejarah penjahit Bendera Merah Putih kurang lengkap, jika sudah ada monumen tanpa ada hasil karyanya yaitu Bendera dengan tiang setinggi 20 meter akan segera dibangun. Ia menegaskan ingin menjadikan Bengkulu sebagai Kota Pusaka Dunia. Karena persyaratannya sudah lengkap dan memenuhi syarat.

Pada kesempatan itu pula, upaya untuk melakukan revitalisasi Simpang Lima Kota Bengkulu dan pendirian tiang Bendera tertinggi 20 meter.  Lewat FGD ia meminta saran serta masukan-masukan dari semua undangan yang hadir, dimana nantinya semua masukan tersebut akan disampaikan kepada pemangku jabatan.

Lanjutnya, Kota Bengkulu merupakan Kota Pusaka dan tempat kelahiran puteri Benģkulu Ibu Negara pertama, yaitu ibu Agung Fatmawati, yang telah menghasilkan karya besar berupa menjahit Bendera Pusaka Merah Putih sebagai Bendera negara Indonesia.

Bang Ken mengharapkan kepada tamu undangan yang hadir, usai acara FGD, mengharapkan melakukan penandatangan sebagai bentuk kesepakatan dukungan terhadap dilakukannya rencana revitalisasi Simpang Lima Kota Bengkulu dan pembangunan tiang Bendera Merah Putih nantinya.

“Saya berharap, kita memberikan saran dan masukan untuk melakukan tanda tangan sebagai bentuk bukti dukungan (Dukungan revitalisasi Simpang Lima Kota Bengkulu dan pendirian tiang Bendera,red)”, demikian sarannya.*** hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.