Pasukan Pelopor BKO Polda NTT Tangani Dampak Gempa Bantu Warga di Pengungsian

oleh -19 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Manggarai, NTT — Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri yang diperbantukan (BKO) ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergerak melakukan penanganan pascabencana gempa bumi di wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Kamis (20/8/2026).

Sebanyak 101 personel dikerahkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, terdiri dari 91 personel Resimen II Pasukan Pelopor, 7 personel Bidkesjas Korps Brimob Polri dan 2 personel Bid TIK Korps Brimob Polri. Kekuatan tersebut ditempatkan di Posko Reo sebanyak 53 personel dan Posko Lamba Leda sebanyak 48 personel.

Di Posko Pengungsian Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, personel melaksanakan berbagai kegiatan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Kegiatan meliputi pelayanan kesehatan, pengamanan dan pendataan bantuan logistik, pelayanan dapur umum, distribusi air bersih menggunakan kendaraan Water Treatment, cukur gratis, layanan WiFi gratis, penyaluran bantuan logistik hingga trauma healing bagi anak-anak.

Selain itu, personel juga melakukan survei lokasi untuk pembangunan toilet darurat dan area parkir bagi warga pengungsi, pembongkaran bangunan yang berpotensi membahayakan warga, serta koordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung penyediaan toilet darurat dan pengeboran sumber air bersih.

Pasukan Pelopor juga melakukan pemutakhiran jumlah tenda serta klasifikasi warga yang berada di Posko Pengungsian Barangkolong. Pendataan dilakukan untuk memastikan kebutuhan para pengungsi dapat dipetakan dan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Di Posko Pengungsian Lamba Leda, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, personel juga melaksanakan sejumlah kegiatan kemanusiaan. Di antaranya evakuasi warga terdampak gempa menuju posko kesehatan, evakuasi warga yang membutuhkan rujukan ke Posko Utama Kesehatan Damer, serta membuka akses jalan utama yang tertutup akibat pohon tumbang.

Pembukaan akses jalan dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan logistik dan jalur evakuasi warga tetap berjalan. Personel kemudian membagikan makanan cepat saji Polri kepada warga di Posko Pengungsian Lamba Leda.

Pamendal Penugasan Korps Brimob Polri BKO Polda NTT, KBP Hasripuddin, S.I.K., mengatakan seluruh personel diarahkan untuk memberikan pelayanan dan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak bencana.

«“Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat bukan hanya untuk membantu penanganan kondisi pascabencana, tetapi juga memastikan warga mendapatkan pelayanan dan kebutuhan dasar yang diperlukan. Kami akan terus bergerak bersama masyarakat dan seluruh unsur terkait sampai kondisi di lapangan semakin pulih,” ujar Hasripuddin.»

Ia menambahkan, kegiatan penanganan bencana dilakukan secara menyeluruh, mulai dari evakuasi, pelayanan kesehatan, penyediaan makanan dan air bersih, distribusi bantuan, hingga memastikan akses jalan dan lingkungan pengungsian tetap aman.

«“Kami berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap lokasi. Yang paling utama adalah keselamatan warga, kelancaran distribusi bantuan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama berada di tempat pengungsian,” pungkasnya.»

Melalui kegiatan tersebut, Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri BKO Polda NTT menunjukkan komitmen Polri untuk hadir dan memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus mendukung percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana gempa bumi di wilayah NTT.***has

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.