KHAZANAHNEWS.COM**Mungkin ini yang baru diketahui berbagai pengadaan di dinas Perpustakaan dan kearsipan provinsi Bengkulu terkesan kramak krumuk. Seperti pengadaan buku bernilai miliaran penghujung tahun 2925, anehnya, buku pengadaan tersebut bukannya ditumpuk dan dipasang merek dikantor dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi Bengkulu di jalan Mahoni.
Namun ditumpuk di rumah mantan gubernur Bengkulu di pekan sabtu untuk dipilah dan dipasang merek DPK Provinsi Bengkulu. Pemasangan merek dpk melibatkan belasan staf yang diberi honor harian. Sekretaris DPK Provinsi Bengkulu, Khairuddin yang merangkap PPTK Pengadaan buku dll di DPK ketika dikonfirmasi tidak mengelak namun ia menyarankan untuk bertemu kadis DPK Meri Sasdi.
Informasi lainnya yang masuk ke Khazanahnews.com, pertengahan Desember 2025 lalu, plafon gedung perpustakaan khususnya ruang baca publik, ambruk ke lantai untungnya pengunjung masih sepi. Padahal gedung perpustakaan tersebut baru saja dibangun beberapa tahun terakhir dengan menghabiskan dana hampir delapan miliar. Ambruknya plafon menimbulkan tanda tanya kualitas gedung yang baru dibangun tersebut.***hasanah










