Pengurus PWI Provinsi Bengkulu 2026 – 2031 Dilantik Pesan Munir Wartawan Harus Tingkatkan Skills

oleh -22 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Ahmad Munir didampingi Gubernur Helmi Hasan melantik dan mengukuhkan pengurus PWI Provinsi Bengkulu periode 2026 – 2031. Pelantikan berlangsung di Balai Semarak, Minggu malam(4/10). Pelantikan dihadiri ketua Dewan Kehormatan Pusat, Atal S Depari, Wagub Mian, Kpw BI Wahyu Yuwana Hidayat,Walikota Dedi Wahyudi, Forkopimda, Bupati Seluma dan OPD Provinsi.

Ketua PWI Pusat Ahmad Munir, menyampaikan malam ini kita menjadi saksi, bahwa pelantikan tidak hanya sebagai seremonial namun merupakan ikrar pengurus PWI Provinsi sebagai organisasi tertua di Indonesia memiliki tanggungjawab berat terutama dalam cara kerja. PWI Pusat sering dapat laporan bahwa cara kerja oknum wartawan mirip penjahat, memeras, menakut-nakuti seperti berlaku preman tapi itu ulah oknum. Ia minta APH jika ada seperti agar ditindak itu ulah oknum-oknum. Cara kompetensi tidak cukup menulis dan mengirim berita tapi dituntut untuk menulis dan mengirim ke berbagai kanal-kanal. Selain itu wartawan dituntut membuat teks video dan narasi bersama-sama. Jika tidak akan dilibas AI. Tapi AI tidak bisa menjadi wartawan, karena tidak punya hati, empati dan perasaan. Hanya manusia yang punya itu dengan kekuatan hati dan pikiran. Kalau sering menggunakan AI akan tergilas, wartawan harus turun ke lapangan investigasi hingga peran wartawan tidak pernah mati.

Wartawan harus beradaptasi dengan teknologi sebagai peluang, lanskap baru industri wartawan. Publik sekarang bising berbagai berita hoaks, wartawan harus hadir dengan beriringan dengan teknologi. Munir juga minta dukungan gubernur untuk membantu uji kompetensi wartawan agar lebih profesional.

Gubernur Helmi Hasan memuji pidato lengkap ketua PWI Pusat Ahmad Munir, gubernur mengucapkan selamat dan sukses untuk pengurus PWI periode 2026-2031. Gubernur menegaskan pers sangat mendukung kemajuan daerah.

Orang yang tidak berubah akan ketinggalan, wartawan harus meng update skills jangan sampai kalah sama emak-emak yang membuat berita. Zaman berubah, pemprov mendukung melalui Kominfotik untuk memberi pelatihan. Gubernur menegaskan akan menerapkan apel medsos di Pemprov karena apel selama ini membosankan. Apel medsos live agar langsung menerima masalah masyarakat. Pejabat jangan hanya duduk dikantor. Bengkulu bukan provinsi kaleng-kaleng dan bukan wartawan kaleng-kaleng. Gubernur juga memuji Kpw BI Wahyu Yuwana Hidayat memotivasinya harus banyak event jika ingin maju.

Gubernur menegaskan Pemprov Bengkulu akan menyiapkan pelatihan jurnalistik yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik secara langsung kepada para jurnalis.

“Nanti Bu Kadis Kominfotik buatkan pelatihan yang sifatnya bukan teori, tapi konkret langsung demi meningkatkan kemampuan penulisan jurnalis yang lebih efektif dan kompeten,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan menjadi penting di tengah perkembangan teknologi informasi dan penggunaan AI yang semakin masif.

Di sisi lain, Ketua PWI Provinsi Bengkulu terpilih, Marshal Abadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas sinergi yang selama ini dibangun bersama insan pers.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi wartawan di Provinsi Bengkulu.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terus membangun sinergi demi menciptakan karya-karya jurnalistik yang kompeten,” ujar Marshal.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.