KHAZANAHNEWS.COM**Cara penipu mencari cuan berbagai macam cara, saat ini marak penipuan mengaku pegawai kantor pajak dengan alasan belum urus SPT laporan pajak tahunan yang harus segera dilengkapi. Jika target gugup dan gemetar oknum penipu mengaku akan membantu asal ditransfer uang bernilai jutaan bahkan ratusan juta. Informasi yang beredar di Bengkulu sudah ada sejumlah korban penipuan akibat telepon penipu yang mengaku pegawai kantor pajak.
Wartawan Khazanahnews.com sendiri mengalami mendapat telepon gelap penipu mengaku pegawai kantor pajak. Penipu menelepon menanyakan apa betul pemilik PT Khazanah Media Prima, bapak S, saya yang merasa tidak ada masalah dengan kantor pajak, menjawab tegas, “saya sendiri, ada apa pak,” dijawabnya dengan suara agak merendah, “begini bu, perusahaan ibu belum lapor SPT dan belum melengkapi administrasi,” saya agak kaget karena selalu lapor SPT sebelum jatuh tempo.
“Maaf pak saya bicara dengan siapa dan perlu bapak ketahui saya selalu lapor SPT tepat waktu sebelun jatuh tempo,” “oh kalau begitu ibu silakan datang ke kantor pajak sekarang, biar jelas,” katanya. “Iya sebentar lagi saya kesana, sekarang saya sedang di lapangan,”. Beberapa jam kemudian saya mendatangi kantor pajak di Simpang Harapan untuk bertemu petugas. Petugas pajak yang menerima dengan ramah dan minta namanya tidak ditulis menjelaskan tepat ibu datang ke sini untuk minta penjelasan, karena itu modus penipu bukan pegawai kantor pajak.
Menurutnya sudah banyak korban dengan modus serupa yang mengaku pegawai kantor pajak. Padahal kalau ada pemberitahuan kantor pajak selalu mengirim surat dan tidak pernah menelepon. Ditegaskannya korban penipuan yang mengaku pegawai kantor pajak sudah cukup banyak, korban bahkan mentransfer uang puluhan bahkan ratusan juta. Ditanya darimana penipu dapat nomor hp bisa saja nomor sudah di hack? Jelasnya karena kantor pajak tidak pernah menelepon kalau ada pemberitahuan kirim surat ke alamat atau lewat email. Ia berpesan agar selalu waspada dan jika ragu langsung bertanya ke kantor pajak.***hasanah










