Perbaharui Data dan Jaga Stabilitas Harga Bulog Kaperwil  Bengkulu Salurkan Pangan Beras ke Warga Yang Berhak

oleh -11 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**BENGKULU — Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu terus memacu penyaluran bantuan pangan beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 agar dapat tersalurkan sepenuhnya kepada masyarakat penerima manfaat.

Pemimpin Wilayah Bulog Bengkulu, Sugeng Hardono, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan menekan angka permintaan atau belanja beras di pasar.

“Ketika bantuan beras ini kita rilis dan salurkan ke masyarakat, harapannya adalah tekanan orang belanja di pasar bisa berkurang karena kebutuhan sebagian sudah tercukupi. Dengan cara itu, harga beras di pasar bisa tetap terjaga,” ujar Sugeng usai menghadiri Rapat Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Hotel Mercure Bengkulu, Rabu (7/10).

Sugeng menjelaskan, capaian penyaluran bantuan pangan beras di Bengkulu saat ini telah mencapai 97,5 persen. Bulog bersama para pemangku kepentingan (stakeholders) terus berkoordinasi untuk mengejar sisa 2,5 persen agar target penyaluran 100 persen dapat segera tercapai.

Selain memacu penyaluran, pihak Bulog juga menyoroti pentingnya evaluasi dan pembaruan data penerima bantuan pangan. Sugeng menekankan pentingnya duduk bersama antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota, hingga dinas terkait untuk menyelaraskan data di lapangan.

“Kami berharap ada pembaruan dan update data agar lebih mendekati kondisi sebenarnya di desa. Banyak aspirasi dan keluhan dari para Kepala Desa (Kades) mengenai warga yang seharusnya berhak menerima namun belum terdata. Aspirasi tersebut diharapkan dapat terjawab melalui pembaruan data ini,” jelasnya.
Terkait ketersediaan stok beras di Bengkulu, Sugeng memastikan masyarakat tidak perlu khawatir.

Pasokan beras Bulog saat ini dipastikan mencukupi dan terus bertambah, baik dari pengadaan nasional maupun hasil penyerapan panen lokal dari petani di Bengkulu.

“Stok kita sangat cukup dan terus masuk. Di samping itu, kita juga terus melakukan penyerapan beras hasil produksi dari Bengkulu sendiri, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” sampainya.***has

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.