PMI PROVINSI BENGKULU APRESIASI OJK YANG MEMFASILITASI DONOR DARAH  245 KANTONG DARAH SUDAH HABIS

oleh -147 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Palang Merah Indonesia(PMI) Provinsi Bengkulu sangat berterima kasih pada OJK yang sering memfasilitasi untuk kegiatan donor darah untuk PMI. Ini disampaikan Plt ketua PMI Provinsi Bengkulu, Hendarini dikantor PMI, Rabu(4/12). Disampaikan Hendarini, bertepatan dengan Hut OJK tahun 2025, OJK mengadakan kegiatan kemanusiaan dengan donor darah.

Donor darah yang digelar OJK dalam sehari tersebut banyak pendonor yang mendonorkan darahnya. Hingga terkumpul sebanyaj 245 kantong darah, namun darah yang terkumpul tersebut tidak serta merta bisa digunakan namun harus di screening selama empat hari dan diperiksa satu-satu. Untuk menghindari empat macam penyakit dari pendonor yaitu, bebas HIV, spilis, hepatitis B dan hepatitis C.

Makanya hasil kantong darah yang dihasilkan dari donor darah tidak bisa dipublish dahulu.  Karena bisa berbeda dengan hasil akhir setelah di screening. Kalau ditemukan empat penyakit dalam darah hasil donor maka bisa saja jumlah kantong darah berkurang jumlahnya karena tidak bisa digunakan untuk yang membutuhkan. Diakui Hendarini, 245 kantong darah hasil donor darah yang difasilitasi OJK semuanya bagus dan tidak sampai beberapa hari sudah habis untuk orang yang membutuhkan.

Ditegaskan mantan kadis kesehatan ini, kebutuhan darah di Bengkulu cukup tinggi mencapai 3000 kantong perbulan. Namun baru terpenuhi berkisar 70% sisanya 30% PMI mengharap dari pendonor yang sukarela mau berdonor. Karena orang yang berdonor itu untuk kesehatan. Karena berdonor secara rutin setiap tiga bulan sekali membuat sirkulasi darah lebih lancar dan menyehatkan. Ditanya stok darah di PMI hari ini 4 Desember 2025, Hendarini menegaskan stok tersedia sebanyak 23 kantong darah di unit transfusi darah PMI Provinsi Bengkulu jenis darah O dan B.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.