Proyek Jalan dan Drainase Padang Serai Poros Dikeluhkan Warga

oleh -75 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Pekerjaan peningkatan jalan dan drainase jalan Padang Serai Poros Kota Bengkulu yang menguras dana APBD Kota Bengkulu tahun anggaran 2025 berkisar Rp.3,2 miliar sejak awal pengerjaan dikeluhkan warga yang rumahnya dipinggir jalan. Karena proyek peningkatan drainase mengganggu warga yang akan keluar rumah. Karena depan rumah warga yang dibangun drainase dengan lebar kurang lebih setengah meter tidak ada jembatan darurat. Sehingga warga kesulitan melangkah menuju jalan raya, apalagi membawa kendaraan. Sehingga warga terpaksa membangun jalan darurat sendiri.

Warga juga menilai, pekerjaan drainase yang awalnya disosialisasikan dinas PUPR drainase dibangun dikiri dan kanan jalan. Namun kenyataannya hanya sebelah jalan drainasenya ditingkatkan. Warga minta aparat hukum turun untuk mengusutnya? khazanahnews.com Sabtu(13/12) memantau ke lapangan dilokasi menemukan sejumlah pekerja yang masih menambal dinding drainase yang baru dikerjakan karena drainase terlihat banyak retak-retak dan berlubang. Bahkan anehnya lagi, drainase sepanjang 1,5 km tersebut tidak lurus terkesan tidak ada pengawasan saat dikerjakan.

Beberapa orang warga yang ditanya memang pekerjaan terkesan asalan saja karena saluran air lama dari drainase menuju sungai jenggalu mau ditutup. Namun warga yang rumah depan lubang gorong-gorong tersebut menolak, karena sampah menumpuk dalam drainase depan rumahnya. Pengawas proyek Sarono yang ditemui santai duduk diwarung kuliner dan bukannya mengawasi pekerja, ketika ditanya kenapa drainase tidak lurus menjawab saat digali bastingnya tidak sama. Kontraktor CV. Karya Indo Agung, RR ketika dikonfirmasi di tokonya km 6,5 tidak bisa ditemui karena sedang keluar jelas karyawan tokonya. Whatsapp tidak dijawab. Konsultan pengawas PT Pratama Engineering Consultant juga tidak ditemui dilokasi. Sedangkan basecamp proyek ruko dua pintu sepi dan pintu terkunci.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.