Proyek Tambal  Sulam Jalan Nasional ke Bandara Fatmawati Jebakan Maut Bagi Pengendara?

oleh -116 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Proyek tambal sulam jalan yang dikerjakan Balai Pelaksana Jalan Nasional Bengkulu (BPJN) ke arah Bandara Fatmawati Kota Bengkulu menuai sorotan tajam. Pasalnya, pekerjaan yang seharusnya menghadirkan kenyamanan justru diduga menjadi “jebakan maut” bagi pengguna jalan dijalur sibuk tersebut khususnya pengendara roda dua.

Pantauan  dilapangan menemukan kondisi memprihatinkan diruas jalan nasional wewenang Balai Pelaksana Jalan Nasional(BPJN) Kementerian PUPR mulai dari Simpang Pagar Dewa menuju Bandar Udara Fatmawati Soekarno Kota Bengkulu. Sejumlah titik jalan yang rusak terlihat telah dilubangi untuk proses tambal sulam. Namun hingga Senin (23/2/2026), belum juga dilakukan penambalan oleh PPK BPJN Bengkulu?

Kondisi jebakan maut ini dinilai banyak kalangan sangat membahayakan. Lubang-lubang yang menganga di badan jalan berpotensi memicu kecelakaan dan menelan korban.  Terutama bagi pengendara sepeda motor. Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden kecelakaan akibat jalan berlubang di jalur tersebut sudah kerap terjadi.

“Kalau memang belum siap ditambal, kenapa harus dilubangi dulu? Ini jalan lintas jalan nasional vital, bukan jalan kebun,” ujar salah seorang pengguna jalan dengan nada kesal, karena nyaris kecelakaan.

Baru Ditambal, Sudah Berlubang Lagi?

Ironisnya, di sejumlah titik lain pada ruas yang sama, tambal sulam yang diduga baru dikerjakan belum lama ini, sudah kembali berlubang. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: apakah kualitas pekerjaan memang buruk, atau ada dugaan pengerjaan yang tidak maksimal?

Padahal, proyek tersebut menggunakan anggaran negara—uang pajak rakyat. Masyarakat tentu berhak mendapatkan infrastruktur yang layak dan aman, bukan jalan tambal sulam yang cepat rusak dan membahayakan.

Sorotan publik pun mengarah pada dugaan pembiaran. Mengapa lubang dibiarkan terbuka tanpa penanganan cepat? Ada apa di balik lambannya proses tambal sulam ini?

APH Diminta Selidiki

Melihat kondisi yang terus berulang dan dinilai merugikan masyarakat, sejumlah pihak mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan menyelidiki kualitas dan pelaksanaan proyek tambal sulam tersebut.

Transparansi dan akuntabilitas menjadi tuntutan utama. Jika benar ada kelalaian atau indikasi pekerjaan asal-asalan, maka harus ada pertanggungjawaban.

PPK Balai Pelaksana Jalan Nasional Bengkulu,Suwarno ketika dikonfirmasi via wattshap, Selasa (24/2) tidak memberi respon terkait belum dilakukannya tambal sulam di titik-titik yang telah dilubangi serta kondisi jalan yang baru diperbaiki namun sudah kembali rusak.***hasanah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.