KHAZANAHNEWS.COM**Aktivitas hari ketiga pelatihan wartawan ekonomi grup Bank Indonesia, di Kabupaten Rejang Lebong yakni latihan menembak di lapangan tembak Batalyon A Brimob Rejang Lebong. Didampingi pimpinan BI Wahyu Yuwana Hidayat dan humas Afri Jhonson, sebelum menembak puluhan wartawan mendapat pengarahan dan petunjuk cara bagaimana memegang dan menggunakan senjata laras pendek dari
Danyon A Pelopor Kompol Thomson Sirait S.Sos,
Kabag Ops Kompol Jumain Budiono S.Sos MM dan
Kasi Logistik
AKP Jhoner Sidabutar
Aili wadi sebagai Kasubsi Bekum.

Meski puluhan wartawan sebelumnya sudah pernah latihan di lapangan tembak brimob Polda Bengkulu, namun tetap merasa nervous saat memegang senjata.
Dijelaskan instruktur tembak dari Brimob batalyon A Rejang Lebong Kompol Thomson Sirait bahwa ada SOP menggunakan senjata. Tidak bisa sembarangan karena bisa mengancam nyawa sendiri dan orang lain. Sebelum menembak wartawan dikasih wejangan cara mengokang senjata memasukkan peluru dan mengarahkan ke sasaran sebelum melepas tembakan. Hampir lima jam puluhan wartawan latihan menembak secara bergiliran dan suara bising terdengar dari peluru yang ditembakkan ke sasaran untuk nantinya diberi penilaian dan apresiasi.

Sebelumnya rangkaian kegiatan pelatihan wartawan Ekonomi grup Bank Indonesia selama tiga hari 7-9 September 2026 di Kabupaten Rejang Lebong, hari kedua sesuai jadwal puluhan wartawan diajak untuk melihat langsung dan latihan praktik bagaimana “,icak-icak jadi bartender” dengan barista kopi kelas nasional Nick, Bowok dan Conti yang membuka Hutan Resort diatas bukit danau mas bastari Rejang Lebong.
Pelatihan yang diberikan yakni penyeduhan kopi, penyicipan rasa kopi arabica dan pencampuran kopi dan susu serta pembuatan topping hiasan. Puluhan wartawan sangat optimis dan mengikuti semua tahapan dan cara meracik minuman kopi sesuai takaran, suhu, pengadukan dan pencampuran. Pelatihan wartawan ekonomi juga dihadiri kepala KPW Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, Kasi humas Tulus dan Afri Jhonson. Sebagai menu bagi wartawan dihidangkan makanan lokal jagung, kacang tanah dan ubi rebus, serta minuman jeruk lemon. Semua bergembira sambil menikmati udara segar danau mas bastari yang segar dan nyaman.***hasanah










