PWI Organisasi Terbesar di Indonesia Jumlah Anggota Capai 21 Ribu Wartawan

oleh -51 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Gubernur Bengkulu diwakili Sekda Dr.Herwan Antoni, M,Kes, M,Si saat membuka Konferprov menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferprov PWI Provinsi.

Sekda mewakili Gubernur Dr.H Herwan Antoni saat membuka Konferprov menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferprov PWI. Atas nama gubernur Helmi Hasan, Sekda mengucapkan “Selamat berkonferensi dan memilih ketua baru”.

Ditegaskan Sekda bahwa Pers merupakan pilar keempat dalam demokrasi, Pers sebagai kontrol sosial melalui peran pers yang konstruktif membantu mempercepat roda pembangunan bangsa. Lewat Konferprov PWI Pemprov Bengkulu menitip pesan agar wartawan harus diperbanyak dengan berbagai macam pelatihan dan UKW agar wartawan bisa lebih profesional, beretika dan cerdas.

Gubernur berpesan untuk mengajak dan terus merawat secara sinergi yang sudah terjalin. Sekda juga meminta agar wartawan menulis lebih banyak  berbagai potensi daerah. Seperti pariwisata, perikanan, perkebunan, pertambangan, kuliner dan budaya, agar investor mau datang. Sekda yakin PWI bisa menjadi organisasi yang adaptif dan profesional untuk menjawab tantangan ke depan. Sekda juga wartawan selalu menjaga persatuan dan keamanan daerah.

Kabid Organisasi PWI Pusat Djoko Tetuko saat menyampaikan kata sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih pada Pemprov Bengkulu yang sudah memfasilitasi Konferprov PWI Provinsi Bengkulu. Djoko Tetuko menyampaikan perjalanan sejarah dan kontribusi PWI dari zaman Kemerdekaan hingga sekarang. Kontribusi PWI pasca kemerdekaan tahun 1946 atas perintah presiden Soekarno membentuk organisasi wartawan yakni PWI, atas kiprah PWI hingga ditetapkan setiap tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional(HPN).

Lebih lanjut Djoko Tetuko menyampaikan organisasi wartawan terbesar saat ini yakni PWI dengan jumlah anggota seluruh Indonesia sebanyak
21 Ribu wartawan.

DJoko Tetuko juga membeberkan kondisi media massa khususnya media cetak koran yang masih bertahan saat ini sekitar 10% sedangkan 90% sudah kolaps, akibat gempuran media sosial. Kelemahan media sosial yang tercepat diterima masyarakat yakni banyaknya pelanggaran-pelanggaran seperti hoaks dan  justice terhadap suatu masalah sebelum vonis tetap pengadilan.

PWI Pusat terus menggencarkan uji kompetensi wartawan (UKW), baik UKW muda, Madya dan UKW Utama. Ia menegaskan wartawan anggota PWI  dalam membuat tulisan sebagai hasil karya jurnalistik harus menjaga persatuan dan kesatuan. Karena kewajiban pers dalam menjaga bangsa, menjaga persatuan, keamanan dan keutuhan negara. Di akhir kata Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat mengucapkan selamat berkonferensi semoga terpilih ketua PWI Provinsi berkualitas dan amanah agar bisa menjaga martabat organisasi.

Sampai berita ini ditulis konferprov PWI masih berlangsung panas dalam pembahasan Tatib di gedung Merah Putih, Sabtu(18/7), ikut hadir dalam pembukaan konferprov, kadis Kominfotik Provinsi Nelly Alessa, Danrem diwakili Kasi Intel Kol. Budiman, Kapolda diwakili Kabid Humas Kombes.Pol Imam Wijayanto, Kaban Kesbangpol Provinsi Miftarul, Walikota diwakili Asisten 1 Toni Elfian, Kapolresta diwakili Kasi Humas Iptu Endang Sudrajat, Bank Indonesia diwakili Kasi Humas Afri Jhonson, Ketua BEI Ina, Ketua KPID Tedi Cho, Ketua KIP Junaidi dan peninjau ***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.