KHAZANAHNEWS.COM**Sekda Provinsi Bengkulu H.Herwan Antoni, M,Kes akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai ketua Palang Merah Indonesia(PMI) Provinsi Bengkulu periode 2026 – 2031 dalam musyawarah provinsi (Musprov) yang digelar di Pola Bappeda Pemprov Bengkulu, Senin(2/3). Disampaikan mantan Plt ketua PMI Provinsi, Hj.Hendarini, musprov berlangsung tertib.

Suara yang menentukan kemenangan ketua terpilih sebanyak 13 suara yakni, 10 suara ketua PMI Kabupaten dan kota, 1 suara forum relawan PMI, 1 suara pengurus PMI Pusat dan 1 suara Plt PMI Provinsi. Kehadiran pengurus daerah juga harus kuorum, akhirnya dari 13 suara, Sekda Herwan Antoni meraih 7 suara dan terpilih sebagai ketua PMI Provinsi Bengkulu periode 2026 – 2031. Demikian penjelasan mantan PLT ketua PMI Provinsi, Hendarini via wattshap. “Kami bersyukur musprov berjalan lancar dan tertib. Sudah terpilih bapak sekda sebagai ketua PMI Provinsi,”. Hendarini juga menegaskan sangat pantas sekda pimpin PMI karena jabatan sekda strategis.
Saat pembukaan Musprov IX, Hendarini menyampaikan Musprov untuk evaluasi pertanggungjawaban pengurus sebelumnya dan menetapkan pengurus baru lima tahun ke depan. Musprov di hadiri dua orang pengurus PMI pusat, satu diantaranya Ketua Bidang Organisasi, Sudirman Said, kegiatan yang sudah dilakukan PMI Provinsi dari dana hibah dan pihak-pihak yang tidak mengikat. Kegiatan yang sudah dilakukan saat bencana di Sumatera, PMI Provinsi Bengkulu mengirim bantuan, personil dan armada.
Gubernur H.Helmi Hasan saat pembukaan juga menyampaikan pentingnya pemerintah mencari solusi masalah yang ada saat ini seperti kenakalan remaja dengan kegiatan retret merah putih. PMI sejak dulu terkenal dengan kegiatan kemanusiaannya, terutama dikalangan pelajar, pelajar yang tergabung dalam PMI lebih cerdas, akhlak dan sikapnya lebih baik. Pemprov menilai PMI sangat penting karena membantu pemerintah bantu rakyat, sebagai organisasi strategis. Sebab itu meski berbagai kegiatan dananya dikurangi namun anggaran PMI tidak dikurangi. Bahkan dalam perjalanan ke depan dana untuk PMI bisa ditambah. Di akhir sambutannya gubernur menyampaikan “sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat. Jadi bukan gubernur, bisa jadi pengurus PMI yang bermanfaat,” sampainya.***hasanah









