Surat Edaran Walikota Mandul Sampah Kepung Kota Bengkulu

oleh -279 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM **Walikota Bengkulu Helmi Hasan dalam menciptakan Kota Bengkulu menjadi Kota yang bersih, asri dan nyaman serta bebas dari sampah nampaknya jauh panggang dari api.

Di akhir masa jabatannya pasangan Walikota Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi kembali mengajak Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah. Agar lebih peduli dan aktif dalam mengimbau kepada seluruh masyarakat dalam wilayah kerjanya. Untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan hal-hal yang telah dicantumkan di Surat Edaran (SE) Walikota Bengkulu Nomor : 660/87/DLH/2021 Perihal Kebersihan Lingkungan.

Adapun si SE Walikota perihal kebersihan lingkungan tersebut, Setiap rumah tangga, tempat usaha dan perkantoran wajib menyediakan tempat sampah di dalam maupun luar ruangan. Sesuai dengan kebutuhan atau volume sampah minimal ukuran ember atau kaleng 20 Liter.
Mendorong dan menggerakkan warga untuk membangun budaya memilah sampah mulai dari rumah tangga, memanfaatkan kembali bahan-bahan anorganik dan melakukan pengomposan untuk sampah organik.

Untuk sampah yang sudah tidak dapat diolah wajib dibuang pada tempat pembuangan sampah bak kontainer terdekat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu atau bekerjasama dengan jasa pengangkutan sampah yang dilakukan oleh LPM Kelurahan.
Mendorong gerakan Bank Sampah di Lingkungan Pemukiman dan Kelurahan.

Mengawasi kebiasaan masyarakat yang masih terbiasa membuang sampah tidak pada tempatnya (melarang dan menegur warga membuang sampah pada drainase atau sungai, dan median jalan).
Menggalakkan kegiatan gotong royong secara rutin untuk membersihkan
lingkungan.

Tanggap dan segera membersihkan bila ada lokasi yang dijadikan warga sebagai tempat sampah liar untuk mengantisipasi timbulnya berbagai macam penyakit.

Aktif menyampaikan laporan setiap kegiatan dan perkembangan poin-poin di atas kepada Walikota Bengkulu

Namun sangat disayangkan,di akhir masa jabatan ini , masyarakat tidak menghiraukan dengan himbauan dari walikota dan wakil walikota,masih saja mereka membuang sampah sembarangan..Terlihat jelas sampah yang menumpuk di Siring kelurahan Sukamerindu dan kelurahan Sawah Lebar Baru.

Padahal walaupun tanpa ada imbauan dari Walikota , warga harusnya sadar kebersihan,karena semuanya demi untuk kita semua.

Saat diwawancai ketua rt 08 Kelurahan Sukamerindu terkait sampah yang menumpuk di dalam Siring ketua rt 08 Kelurahan Sukamerindu , Yurmawita  menjelaskan pihaknya selaku perangkat RT,juga sudah mengimbau terkhusus warga RT 08 jangan membuang sampah didalam Siring namun imbauan tersebut kurang dijalankan masyarakat RT 08,karena warga sangat menyadari ,dikarenakan berimbas dengan warga sendiri, seperti akan terjadi banjir disaat musim hujan dan akan menimbulkan bau yang tak sedap saat musim kemarau. Seperti sekarang ini, bagi masyarakat yang berada dikawasan tersebut,jadi warga tidak ada yang membuang sampah di area Siring, sampah warga kami selalu di bakar, ungkap Ketua Rt.

Sampah – Sampah yang menumpuk didalam Siring tersebut adalah sampah kiriman dari masyarakat yang ada di sekitar Belakang pondok,kebun Dahri dan juga pasar Minggu,karena di RT 08 ini adalah tempat berkumpulnya pembuang sampah dan sebagainya. Ada juga yang membuang sampah dari atas mobil sambil lewat,”tambahnya.

“Kami sangat berharap kepada masyarakat sekitar area Siring agar jangan membuang sampah kedalam Siring,agar Siring menjadi bersih dan lancar,dan kami juga berharap kepada pemerintah terkait agar sampah yang menumpuk di dalam Siring tersebut segera diambil dan dibersihkan, takutnya disaat memasuki musim hujan ini akan terjadi banjir dan juga tidak baik bagi kesehatan warga setempat,” Pungkas Buk RT 08.

Disisi lain Ketua RT 04 kelurahan Sawah Lebar Baru Harlis Susanto (46)juga sangat berharap kepada pihak pemerintah Kota agar sampah yang menumpuk didalam area Siring agar segera diambil dan dibersihkan,karena sebentar lagi akan memasuki musim hujan, takutnya akan terjadi banjir,”jelasnya. Pantauan Dialog di Kota Bengkulu,

Tumpukan sampah banyak ,takutnya akan terjadi banjir,”jelasnya. Pantauan Dialog di Kota Bengkulu, tumpukan sampah banyak menumpuk dan berserakan baik disudut gang maupun jalan umum. Termasuk di objek wisata Pantai Panjang. Sehingga sangat mengganggu pemandangan. Sementara itu Kadis DLH Kota Bengkulu, Riduan terkesan cuci tangan karena beberapa waktu lalu ia berstatemen sampah menjadi urusan Kelurahan lewat LPM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.