Pemprov Perkuat Peran Forum Anak, Dorong Generasi Muda Berani Bersuara dan Berinvestasi

oleh -84 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat peran anak sebagai generasi penerus bangsa melalui kegiatan Sosialisasi Forum Anak Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Suara Anak Bumi Merah Putih Tolak Kekerasan Seksual dan Bijak Mengelola Keuangan di Era Digital” ini menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan kapasitas anak dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Khairil menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan untuk menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis.

“Anak-anak adalah aset paling berharga yang kita miliki. Dunia terus berubah dengan sangat cepat sehingga tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks. Karena itu, penting bagi kita untuk membangun budaya berani bersuara terhadap kekerasan seksual sekaligus menjadi generasi yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujar Khairil.

Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat dan peluang bagi anak-anak untuk berkembang. Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu diantisipasi, termasuk potensi kekerasan seksual di ruang digital serta penyalahgunaan teknologi.

Oleh karena itu, ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda Bengkulu yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan integritas yang kuat.

“Kita ingin anak-anak Bengkulu tumbuh menjadi generasi yang cerdas dalam berpikir, kuat dalam moral, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Bengkulu, Gusti Miniarti, mengapresiasi semangat serta kepedulian Forum Anak Provinsi Bengkulu dalam mengangkat berbagai isu yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

Menurut Gusti, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa anak-anak dan remaja di Provinsi Bengkulu memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi generasi mereka.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja di Provinsi Bengkulu memiliki kepedulian yang luar biasa terhadap berbagai persoalan yang dihadapi generasi mereka. Kami melihat dedikasi, kerja keras, serta komitmen yang mereka berikan untuk berkolaborasi bersama pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak anak di Provinsi Bengkulu yang memahami pentingnya melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan seksual serta memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak di era digital. Dengan bekal tersebut, anak-anak Bengkulu diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.    Sosialisasi menghadirkan narasumber dari BEI Bengkulu, Herlin Andini. Kegiatan berlangsung di gedung pola bappeda kantor gubernur, Senin(15/6).

Herlin membeberkan, bagaimana mengelola uang ditengah geopolitik saat ini dimana berimbas semua harga-harga mahal, baik BBM, ayam dan cabe. Sebab itu perlu investasi karena semua kebutuhan naik. Dengan investasi uang bisa bertambah. Naik turunnya harga saham karena statemen pemerintah yang sering tidak konsisten? Termasuk juga surat hutang yang bisa ditahan dan reksadana.

Ketua Forum Anak, A.Murtada selaku narsum menghadirkan tema “cegah kekerasan seksual” yang merupakan perbuatan kekerasan seksual baik secara verbal dan fisik tanpa persetujuan korban. Jenis-jenis kekerasan seksual seperti pelecehan seksual, lelucon tentang bentuk tubuh, pemaksaan tubuh, sentuhan atau rabaan, pemaksaan hubungan seksual dan kirim pesan atau foto vulgar secara sepihak. Karena bisa berdampak psikologis, fisik, sosial, akademik dan ekonomi. Sebab itu anak-anak wanita harus menjaga martabat dan harga diri. Dan jika sudah terjadi harus berani melaporkan ke pihak berwenang.***has

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.