KHAZANAHNEWS.COM** Ketua Majelis Pimpinan Cabang(MPC) PP Kota Bengkulu Lissda Karviana S.E MM bersama rekan rekan juang Pemuda Pancasila Kota turun kelapangan mengunjungi korban kebakaran yang terjadi pada senin sore 4 Maret 2024 kemarin di kelurahan Kebun Keling kec.Teluk Segara kota Bengkulu. Ikut juga Anggota DPRD Kota Bengkulu terpilih Fahrulsyah, S.P.
Dengan peristiwa musibah kebakaran tersebut MPC pemuda Pancasila kota Bengkulu beserta anggota Dewan terpilih, mengunjungi korban yang rumahnya tertimpa musibah kebakaran. Berdasarkan hasil investigasi dilapangan tiga rumah yang menjadi korban kebakaran,1 unit motor ikut hangus terbakar. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Adapun total kerugian yang dialami korban ditaksir berkisar ratusan juta ,untuk kejadian tersebut belum diketahui penyebab kebakaran dari arus konsleting listrik atau penyebab yang lainnya?
Ketua MPC Pemuda Pancasila menjelaskan salah satu korban yang menjadi tertimpa musibah kebakaran adalah anggota kader dari Pemuda Pancasila PAC Teluk Segara.
“Kami datang kemari atas dasar solidaritas kepedulian yang tinggi kepada masyarakat atas musibah yang menimpa masyarakat kelurahan Kebun Keling kecamatan Teluk Segara. Karena kami sebagai ormas yang dilahirkan dari masyarakat untuk masyarakat dan kebetulan ada salah satu kader kami yang menjadi korban atas peristiwa tersebut.
Turut hadir juga bersama kami bapak Fahrulsyah S.P sebagai anggota dewan terpilih yang kebetulan juga kader PP yang menjabat sebagai Waka 1 MPC PP kota Bengkulu sebagai anggota DPRD terpilih turun langsung atas kepedulian beliau kepada masyarakat kota Bengkulu katanya.
Kehadiran MPC pemuda Pancasila kiranya memberikan motivasi moral kepada masyarakat yang menjadi korban dan apa yang diberikan dapat dipergunakan untuk kebutuhan. Jangan dilihat dari nilainya tapi dari ketulusan hati dan kepedulian sosok wakil rakyat dan salah satu ormas yang peduli kepada masyarakat.
Dengan kejadian tersebut sudi kiranya Pemprov,Pemkot,Dinsos dan dinas terkait lainnya memberikan bentuk perhatian moral ataupun material, kepada para korban yang sangat membutuhkan.hasanah









