Proyek Jalan Rabat Beton Desa Selubuk BU Diduga Dikerjakan Asal Jadi

oleh -159 Dilihat
oleh

Rabat beton yg bnyk retak

KHAZANAHNEWS.COM**Bengkulu Utara, – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Selubuk,Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara, yang menggunakan dana desa tahun anggaran 2025, kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya,proyek yang menelan biaya sebesar.Rp171.422.000.ini diduga tidak sesuai dengan spesifikasi sehingga dikerjakan asal jadi.

Pantauan dilapangan ,ditemukan fisik bangunan jalan rabat beton telah mengalami keretakan dan patah pada coran, yang  baru saja diselesaikan pemerintah desa Selubuk, berlokasi di Kadun 2. Melihat Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas dan pengawasan pada proyek yang memiliki volume panjang 214 m, lebar 3 m dan tebal 15 cm menelan anggaran ratusan juta rupiah. Bertujuan  meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat. namun lain halnya dengan jalan rabat beton tersebut, ironisnya belum di manfaatkan sudah mengalami Kerusakan  patah dan retak.  “ironisnya untuk menuju jalan rabat beton yang di bangun pihak pemerintah desa melewati jalan tanah jika hujan berlumpur.

“Muncul spekulasi apa yang terjadi dengan proyek ini pakta di lapangan menunjukkan Diduga kualitasnya pun dipertanyakan. Karena sudah terlihat fisik jalan rabat beton  mengalami retak memanjang dan patah bahkan hampir putus.

Pjs Kepala Desa Selubuk,Sarkawi, saat di wawancarai  media membenarkan adanya proyek tersebut,namun merujuk kepada Ketua TPK Pelaksana Kegiatan Oma,sebagai pihak yang lebih memahami detail proyek.”Pekerjaan tersebut memang benar adanya namun untuk lebih jelasnya,silakan langsung menghubungi Ketua TPK,”kata Sarkawi.Namun, ketika ditanya lebih lanjut tentang pengawasan proyek,Sarkawi hanya menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan sesuai dengan program yang sudah ada sebelum masa jabatannya sebagai PJs Kepala desa,” ujarnya,

Ketua TPK Pelaksana Kegiatan Oma,saat dimintai keterangan Tim awak media pada tanggal.22/9/25.terkait dengan pembangunan jalan rabat beton Yang berada di Kadun 2 menyatakan bahwa pengawasan proyek dilakukan dengan baik oleh Kadun dan Kepala Desa.Namun,ketika ditanya lebih lanjut tentang penggunaan material dan campuran adukan beton apakah mencapai standar K-175,terkesan diduga tidak memahami teknis dalam pelaksanaan pembangunan jalan yang baru saja selesai dikerjakan, Oma.enggan berkomentar dengan alasan takut salah.”red. Kami memiliki pengawasan yang baik dari Kadun dan Kepala Desa,namun untuk keterangan lebih lanjut,saya tidak ingin berkomentar banyak takut salah penyampaian,”kata Oma.

Mengingat adanya indikasi Dugaan penyimpangan dan potensi kerugian negara dalam pembangunan jalan rabat beton tersebut.semakin menguat Dugaan adanya indikasi terjadi penyimpangan yang mana ketua TPK pelaksana kegiatan yang langsung di nahkodai oleh pihak perangkat desa Selubuk itu sendiri berpotensi proyek tersebut di jadikan sebagai ajang untuk mendapatkan keuntungan oknum oknum perangkat desa dan kelopak yang tidak bertanggung,

Dengan adanya temuan indikasi penyimpangan anggaran dan desa’ tahun 2025 yang di alokasikan.berharap aparat penegak hukum seperti Kejari Bengkulu Utara,Inspektorat,dan Polres Bengkulu Utara dapat melakukan investigasi terkait proyek ini. Investigasi ini diharapkan dapat dilakukan secara transparan dan terbuka untuk menghindari dugaan tindak pidana korupsi.

“Diharapkan,pihak aparat penegak hukum dapat melakukan investigasi yang menyeluruh dan transparan,sehingga masyarakat dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan proyek ini,”Dengan demikian,bahwa proyek-proyek pembangunan di Desa Selubuk dapat berjalan sesuai dengan prosedur dan anggaran yang telah ditentukan, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat.***tim

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.