KHAZANAHNEWS.COM**Pemprov Bengkulu diwakili Kepala Bappeda H.Yuliswani,SE bersama dinas PU Provinsi ikut rapat pleno bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu Rapat / Sidang Pleno tentang Pembahasan Isu-isu Strategis Pengelolaan Sumber Data Air Wilayah Sungai Nasal Padang Guci, di Hotel Two K Azana Style Kota Bengkulu, Selasa (5/11).
Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari rapat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) khusus untuk wilayah sungai Nasal Padang Guci sebab TKPSDA Nasal Padang Guci ini merupakan wilayah kewenangan dari pusat dan wilayah sungainya termasuk lintas provinsi. Antara Provinsi Bengkulu, Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung.
“Anggota TKPSDA ini terdiri dari unsur pemerintah dan non pemerintah. Jumlanya secara keseluruhan sesuai dengan SK Pak Menteri yakni sebanyak 40 orang organisasi, 20 dari pemerintah, 20 dari non-pemerintah,” kata Kepala Subbagian Umum dan Tata Usaha BWS Sumatera VII Bengkulu, Deky Agusprawira SP., MM.
Dijelaskan Deky, untuk wilayah sungai TKPSDA Nasal Padangguci ini Provinsi Bengkulu terdiri dari Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur. Kemudian untuk Provinsi Sumatera Selatan, terdiri dari Kabupaten Lahat dan Kabupaten Oku Selatan. Untuk Provinsi Lampung terwakili oleh Kabupaten Persisir Barat.
“Unsur pemerintah terdiri dari perwakilan instansi seperti Bappeda, Dinas PU, Pertanian, dan SDM, serta Balai Pengelolaan Wilayah Sungai. Unsur non-pemerintah dalam TKPSDA meliputi perwakilan dari lembaga masyarakat, kelompok petani pengguna air, serta LSM yang bergerak di sektor lingkungan dan sumber daya air,” jelasnya.
Rapat ini menjadi pertemuan terakhir TKPSDA Nasal Padang Guci pada 2024 dan bertujuan membahas isu-isu strategis terkait pengelolaan sungai di wilayah Nasal Padang Guci.
“Kami berharap hasil diskusi dapat menemukan solusi untuk berbagai permasalahan dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan di wilayah ini,” tutupnya.*** has










