TEMUI DANREM 041/GAMAS  BMA PROVINSI BENGKULU MAU TEGAKKAN ADAT TERGANJAL ANGGARAN?

oleh -155 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Senin siang badan musyawarah adat(BMA) propinsi Bengkulu dipimpin wk ketua Drs. Chairuddin beserta sekretaris dan anggota. Didampingi salah satu penasehat Panca Darmawan berkunjung ke markas Korem 041/gamas. Pertemuan untuk berdiskusi dengan Danrem 041 Gamas Brigjend.Rachmat Zulkarnaen, tentang peran BMA kedepan dalam membangun Bengkulu.

” Kedepan kita berharap kehadiran BMA bukan sekedar pajangan atau seremonial belaka. Tapi dalam perencanaan pembangunan sampai penganggaran. Operasional untuk menjalankan BMA perlu ada dengan jelas dalam apbd. Kami dari bma selesai pelatihan BMA tanggal 15 – 19 Juli 2024 lalu telah menyampaikan *maklumat bma* kepada seluruh institusi dan lambaga pemerintah di Bengkulu termasuk KPU Provinsi”, kata Chairuddin.

Agar  dicantumkan pada visi dan misi calon kepala daerah *tentang adat*. Untuk menciptakan masyarakat yang harmonis religius. Jika kita tidak mau dikatakan *orang yang tidak beradat*. Hal ini sangat penting kita mengikuti program pemerintah pusat yang telah membentuk satu departemen tersendiri mengenai kebudayaan.

Gagasan ini disambut baik Danrem yang didampingi dua orang stafnya. Menurut Danren sudah satu setengah tahun dia bertugas di Bengkulu namun peran lembaga adat belum begitu dirasakan. Kecuali di Enggano dan Rejang Lebong. “Yah bagaimana mau berperan kalau tidak punya anggaran yang jelas “? Katanya. Sebab pengalaman dia bertugas di Papua dan di beberapa daerah, melalui masyarakat adat sangat menolong sekali menyampaikan kebijakan pemerintah dan  menyelesaikan persoalan di masyarakat.

Seperti sengketa pergaulan, batas tanah dll. Jika ada permasalahan di masyarakat tidak usahlah langsung ke pihak yang berwajib dulu. Musyawarahkan dululah tegas Danrem. Untuk ini semua Danren akan memfasilitasi hearing dengan DPRD provinsi, tegasnya.*** hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.