WORKSHOP DISEMINASI MAPBIOMAS GENESIS BERMANFAAT PANTAU DATA DEGRADASI HUTAN

oleh -10 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**Workshop Diseminasi MAPBIOMAS yang digelar NGO Genesis di Mercure Hotel, Rabu(15/5) dengan menghadirkan narasumber Dedi dari Genesis, Gugun dari Unib dan Regen dari BKSDA. Narasumber membeberkan manfaat penggunaan MAPBIOMAS didunia dan khususnya di provinsi Bengkulu. MAPBIOMAS yang berasal dari hutan Amazon Brazil dengan kegunaan untuk mengukur emisi atau iklim global. Dikerjakan secara global oleh banyak pihak. Esthabilised sudah eksis di 14 negara termasuk di Indonesia khususnya provinsi Bengkulu.

DItegaskan Egi dari Genesis, bahwa untuk mengetahui suatu wilayah dengan waktu yang cepat dan akurat untuk berbagai kepentingan tentang suatu wilayah. Melihat suatu wilayah yang tidak terlihat, terkadang kita melihat hanya daerah rusak tidak melihat daerah penyebabnya. MAPBIOMAS sangat cepat untuk mengetahui perubahan kondisi hutan disuatu wilayah misal data hutan di Bengkulu sejak tahun 1990 – 2024, dari pantauan BIOMAP hutan tergerus atau terdegradasi hampir mencapai 70%. Dengan data statistik dan warna hutan dari hijau sudah berubah warna menjadi kuning, warna ungu kebun sawit dan merah. 2013 warna hijau mulai tertekan terus tergerus akibat permukiman dan perkebunan sawit. BIOMAP bisa membuat berbagai pihak dan profesi dalam mempermudah kerja misal untuk BKSDA untuk mengetahui kondisi hutan dan hewan disuatu wilayah. Batas-batas hutan dan kondisi hutan yang saat ini semakin berkurang.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman serta kapasitas peserta dalam memanfaatkan data spasial berbasis penginderaan jauh melalui platform MapBiomas Indonesia. Pemanfaatan data tersebut diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, khususnya dalam pengelolaan lingkungan, tata ruang, dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui workshop ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan data tutupan lahan, perubahan bentang alam, serta analisis data geospasial yang dapat dijadikan referensi dalam perencanaan dan pengambilan keputusan di berbagai sektor pembangunan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoptimalkan teknologi informasi dan pemanfaatan data spasial untuk mendukung kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat penggunaan teknologi informasi dan data geospasial guna mendukung pembangunan daerah yang lebih terukur, akurat, dan berkelanjutan.

Pemanfaatan data spasial dinilai penting dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy), terutama dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, hingga penataan ruang wilayah yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi berbagai pihak dan dukungan teknologi informasi, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pemanfaatan data geospasial dapat semakin optimal dalam menunjang pembangunan daerah yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.**hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.