Kebutuhan Darah di PMI Meningkat Kajati Ajak Jaksa dan Jemaat Gereja Paroki Donor Darah

oleh -225 Dilihat
oleh

KHAZANAHNEWS.COM**Kajati Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar,SH, MH yang juga ketua Oikumene perayaan Natal 2025, bekerjasama dengan PMI Provinsi Bengkulu melakukan kegiatan  donor darah tahun 2025 yang merupakan rangkaian kegiatan natal Kejati Bengkulu, di gereja Penginjil Paroki Kota Bengkulu, Rabu(3/12). Dalam kegiatan donor darah ikut berdonor sejumlah Jaksa Kejati dan Kejari Bengkulu.

Dijelaskan Kajati didampingi ketua panitia Alof Sianturi, Romo Paulus dan dr.Vini Restu Insani dalam melakukan kegiatan oikumene tahun 2025, panitia sudah melakukan berbagai kegiatan,  berikutnya kerjasama dengan PMI Provinsi Bengkulu untuk melakukan kegiatan kemanusiaan dengan donor darah. Kepada donatur yang sudah menyumbangkan darah Kajati  sangat terima kasih. Kajati juga mengimbau agar warga yang sehat ikut kegiatan donor.


Kepala unit transfusi darah PMI Provinsi Bengkulu dr.Vini Restu Insani menyampaikan rasa terima kasih pada Kajati dan pendonor. Karena dua tahun terakhir kebutuhan darah di Bengkulu sangat tinggi. Berdasarkan data kebutuhan darah perbulan mencapai
3000 kantong darah. Sementara yang bisa dipenuhi PMI berkisar 70%, permasalahannya kekurangan 30% darimana? Banyak yang datang ke PMI mencari darah tapi PMI kosong.

Ditegaskan Vini, takutnya terjadi jual beli darah yang sebenarnya tidak boleh karena bisa dipidana. Bagi pendonor rutin Vini menyarankan baiknya dilakukan tiga bulan sekali. Untuk pria bisa dua bulan. Vini bersyukur karena saat ini sudah banyak pendonor, PMI provinsi pro aktif  menjalin kerjasama dengan instansi vertikal untuk berdonor. Ada yang butuh darah tidak punya keluarga terpaksa membeli padahal itu tidak boleh, bisa dipidana. Sebelum donor diperiksa kadar darahnya, lebih dari 12,5. Pendonor akan jadi amal jariah bagi yang didonorkan terutama jika penerima donor masih hidup dan sehat. Satu tetes darah bisa menyelamatkan satu nyawa. Kata dr.Vini. lanjutnya, darah hasil donor akan disimpan dan diendapkan di bank darah PMI, darah tersebut juga akan diperiksa apakah steril atau cocok untuk penerima donor. Kadang darah yang terkumpul ada juga yang tidak layak dipakai. Kebutuhan darah selain untuk masyarakat umum ada juga yang rutin membutuhkan setiap minggu yakni penderita thalasemia atau gagal ginjal, jafi stok darah harus selalu tersedia. Vini mengajak masyarakat untuk berdonor karena berdonor itu sehat, “jadikan donor darah life style,”pungkasnya.

Ditambahkan Romo Paulus pendeta gereja Paroki, donor darah jadi kegiatan rutin karena sangat penting, terutama Idul Fitri karena kebutuhan untuk banyak orang. Gereja Paroki terbuka untuk semua untuk berbagai kegiatan. Tutupnya. Dalam kegiatan donor darah di gereja ini hanya terkumpul belasan kantong darah dari jaksa kejati/kejari dan jemaat gereja Paroki.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.