Tergerus Air Pasang Jembatan Air Martan Seluma Segera Diperbaiki Konstruksi Masih Kokoh

oleh -57 Dilihat
oleh

 

KHAZANAHNEWS.COM**BPBD Bengkulu sebagai pemilik proyek jembatan Air Martan di Kabupaten Seluma, mengaku sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Baik kontraktor, tenaga teknik, konsultan pengawas maupun inspektorat untuk segera memperbaiki oprit jembatan Air Martan yang tergerus banjir bandang akibat cuaca ekstrem. PPK proyek jembatan Air Martan BPBD Provinsi, Novan Alexander menjelaskan bencana alam terjadi diluar perhitungan pihaknya. Konstruksi proyek dikerjakan sesuai RAB di awasi tenaga teknik, Jawoto dan ahli dari PUPR Provinsi.

Lanjut PPK Kontraktor segera memperbaiki oprit jembatan yang tergerus, saat masih menunggu alat geotek yang dipesan dari luar kota. Lanjut Novan yang memastikan kondisi jembatan setelah perbaikan akan berfunggsi kembali seperti sediakala karena kondisi beton Air Martan di ruas jalan Pasar Ngalam–Pasar Seluma–Pasar Talo, Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma, Kabupaten Seluma, bangunan utamanya masih berfungsi dengan baik meski terdampak bencana kondisi cuaca ekstrem, oprit jembatan tergerus.

Hal tersebut disampaikan Novan diruang kerjanya, Kamis (9/4), usai dilakukan peninjauan lapangan terhadap paket rekonstruksi jembatan pada STA 2+300 yang dikerjakan PT Rodateknindo Purajaya.
Menurutnya, secara fisik pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan. Adapun kerusakan atau kondisi yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh faktor bencana alam dan cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. Meski demikian kontraktor bertanggungjawab dan masih ada dana pemeliharaan 5%.
“Dari hasil peninjauan, pekerjaan sudah sesuai spesifikasi. Kondisi jembatan di harapkan setelah perbaikan akan dapat berfungsi kembali” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai perlu adanya penguatan atau pengamanan tambahan pada struktur jembatan, terutama untuk mengantisipasi dampak arus air yang cukup kuat dan adanya pusaran saat debit air meningkat, jika terjadi cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi.
“Pengamanan jembatan sangat diperlukan, namun harus direncanakan secara matang, terutama terkait jenis konstruksi yang tepat, mengingat adanya pusaran air saat terjadi pasang,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak kontraktor, PT Rodateknindo Purajaya, tetap bertanggung jawab terhadap perbaikan karena proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

Sementara itu, pihak konsultan perencanaan juga memberikan sejumlah rekomendasi teknis. Di antaranya perlunya penambahan bronjong pada area tertentu, khususnya dibagian yang mengalami pergeseran struktur, guna memperkuat fondasi dan mencegah pergerakan lebih lanjut.
Selain itu, disarankan penggunaan material seperti batu kali serta pemasangan geotekstil untuk mengatasi rembesan air yang masuk ke celah-celah konstruksi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas struktur, terutama pada bagian oprit dan abismen jembatan.
Dengan langkah penanganan yang tepat dan terencana, diharapkan kondisi jembatan tetap terjaga sebagai penghubung serta dapat digunakan secara aman oleh masyarakat.

Pemberitaan sebelumnya, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, mewakili Gubernur Bengkulu meninjau langsung kondisi Jembatan Air Martan di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Selasa (7/4).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Sosial, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik), Inspektorat, serta sejumlah pihak terkait lainnya sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam penanganan dampak bencana di daerah.

Khairil Anwar menjelaskan, kerusakan jembatan disebabkan oleh cuaca ekstrem dan bencana alam. Arus pasang laut yang meningkat, bersamaan dengan naiknya debit sungai, mengakibatkan arus sangat kuat di bawah jembatan hingga menggerus sebagian bangunan.

“Hari ini saya bersama Kepala Dinas PUPR, BPBD, Dinas Sosial, Kominfotik, Inspektorat, serta Kepala Desa hadir di lokasi. Tadi pagi kami juga menggelar rapat yang dipimpin langsung oleh Bapak Gubernur bersama para bupati dan wali kota terkait penanganan bencana di Provinsi Bengkulu. Salah satu perhatian Bapak Gubernur adalah kerusakan jembatan akibat arus yang sangat kuat. Karena itu, kami diperintahkan untuk segera meninjau lokasi,” ujar Khairil.

Ia menegaskan, berdasarkan hasil peninjauan tim teknis, struktur utama jembatan masih dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan signifikan.

“Kerusakan tidak terjadi pada struktur utama. Jembatan masih kokoh, tetapi akibat gerusan yang cukup besar, kondisi ini harus segera ditangani,” tambahnya.

Khairil juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar terkait kondisi jembatan. Ia menegaskan, kerusakan tersebut murni disebabkan oleh bencana alam dan cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, memastikan bangunan utama jembatan tetap utuh dan aman.

“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, dapat dipastikan bahwa bangunan utama jembatan masih utuh dan dalam kondisi baik. Memang terdapat bagian yang terdampak akibat hantaman arus air yang sangat kuat,” jelasnya.

Ia menambahkan, perbaikan akan segera dilakukan pada pekan ini dengan meminta pihak rekanan mengirimkan alat berat ke lokasi. Mengingat proyek masih dalam masa pemeliharaan hingga Agustus, perbaikan menyeluruh dapat segera dilaksanakan.***hasanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.