Akses Pertumbuhan Ekonomi Pesisir Gubernur ResmikanJembatan Air Matan Pasar Seluma 

oleh -11 Dilihat
oleh

 

KKHAZANAHNEWS.COM**Setelah lama dinantikan masyarakat, Jembatan Air Matan yang menghubungkan Desa Pasar Seluma dan Desa Rawa Indah, Kabupaten Seluma, resmi rampung dibangun. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan, pembangunan infrastruktur merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menghadirkan pemerataan dan keadilan pembanguna hingga ke wilayah desa.

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun jembatan, tetapi membuka akses, mempercepat pelayanan, dan menghadirkan keadilan pembangunan bagi masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Helmi Hasan usai meresmikan Jembatan Air Matan, Jumat (6/2).

Ia menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat akan terus diperjuangkan meskipun realisasinya dilakukan secara bertahap sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Setiap usulan masyarakat pasti kami upayakan untuk ditindaklanjuti. Namun tentu ada proses dan ketentuan yang harus dipatuhi. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama,” katanya.

Gubernur Helmi Hasan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan yang dibangun dengan anggaran cukup besar tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Ini aset bersama. Mari kita jaga. Jika ada kendala di lapangan, silakan sampaikan, bahkan bisa langsung menghubungi saya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Terima kasih kepada Gubernur Bengkulu. Jembatan ini memberi manfaat besar bagi masyarakat. Mari kita pelihara bersama,” ujarnya.

Rekonstruksi Jembatan Beton Provinsi Air Matan yang berada di ruas Jalan Pasar Ngalam–Pasar Talo, Desa Pasar Seluma, didanai dari hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Tahun Anggaran 2024. Jembatan sepanjang sekitar 100 meter ini dikerjakan sejak Juli 2025 dengan anggaran Rp16 miliar, menggantikan jembatan lama peninggalan zaman Inggris yang rusak parah akibat abrasi laut.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Bengkulu juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat, antara lain alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan Baznas, alat olahraga, kursi roda, tongkat, serta alat bantu pendengaran.***has

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.